Tak Lolos Verifikasi AFC, PSM Tak Bisa Tampil di Level Asia

FAJAR.CO.ID – Melalui sidang komite lisensi klub, PSSI telah menetapkan dua klub peserta Liga I yang lolos verifikasi untuk mendapatkan lisensi klub professional dengan standar AFC.

Kedua klub tersebut adalah Arema FC dan Persib Bandung.

Selain itu, komite juga memberi kesempatan kepada tiga klub, yakni Bali United, Madura United dan Persija Jakarta untuk melengkapi kriteria lain dalam waktu tiga bulan agar bisa dinyatakan lolos verifikasi.

Keputusan berbeda bagi PSM Makassar. PSM dinyatakan tidak lolos verifikasi untuk mendapatkan lisensi klub professional dengan standar AFC.

Jika status ini tidak berubah, PSM tidak bisa ikut kompetisi level Asia, meski keluar sebagai Juara Liga 1 2017.

Lisensi klub professional dengan standar AFC ini sangat penting bagi klub untuk bisa berpartisipasi di kompetisi level Asia, yang pendaftarannya berakhir pada tanggal 22 November mendatang. Karena itu, perwakilan AFC juga ikut terlibat dalam proses verifikasi lisensi yang sudah dimulai sejak April 2017.

“Komite lisensi klub PSSI sudah menyelesaikan verfikasi. Kepada klub-klub lain yang belum dinyatakan lolos dalam proses ini kami berikan waktu untuk mengajukan banding dalam waktu dua hari ke depan,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, melalui pernyataan tertulis, Kamis (26/10/2017).

“Kami berharap, klub bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan, sehingga mereka bisa mendapatkan lisensi dan berpeluang berpartisipasi di kompetisi level Asia,” lanjut Tisha.

Untuk mendapatkan lisensi, AFC sudah menetapkan lima aspek penilaian yang harus dipenuhi standarnya oleh klub. Kelima aspek tersebut, yakni adalah legalitas, finansial, infrastruktur, sumber daya manusia dan administrasi, serta sporting (pembinaan usia dini).

Setelah penetapan keputusan oleh Komite Lisensi, tahapan berikutnya adalah memberi kesempatan kepada klub yang tidak lolos untuk menyampaikan banding. Kemudian Komite akan menyampaikan keputusan finalnya pada tanggal 31 Oktober 2017.

Tahun depan, Indonesia memiliki satu jatah klub tampil di babak play off Liga Champions Asia dan dua di Piala AFC 2018. Penentuan jatah klub berdasarkan peringkat klasemen akhir seluruh peserta kompetisi di masing-masing negara.

Namun demikian, hanya klub yang memiliki lisensi AFC yang bisa tampil. Dalam aturan AFC, mereka akan melihat posisi klub yang berada pada peringkat 1 sampai 9. Posisi teratas akan menjadi prioritas dengan syarat pemenuhan lisensi AFC.

Jadi, jika klub juara liga tidak memiliki lisensi AFC, maka jatah play off Liga Champions akan diberikan kepada klub yang berada di peringkat berikutnya yang telah memiliki lisensi AFC. Demikian juga untuk penetapan jatah tiket Piala AFC. AFC memberikan deadline hingga 22 November mendatang.

“Untuk pendaftaran kita masih menunggu sampai kompetisi berakhir. AFC memberikan deadline hingga 22 November dan kita akan daftarkan klub sebelum deadline itu,” kata Tisha.

Liga 1 musim 2017 akan berakhir tanggal 12 November 2017. Sehingga masih ada waktu sekitar 10 hari untuk pendaftaran klub.

Verifikasi Klub Berdasarkan AFC/FIFA Club License:

1. Aspek Legalitas: Mengikuti UU PT; Lisensi Klub yang pernah diterima; ITC (International Transfer Certificate) untuk pemain asing.

2. Aspek Finansial: Perlu bank garansi sebesar Rp 5M yang akan terus ditingkatkan setiap tahunnya Rp 1M; Laporan keuangan audit setiap tahunnya

3. Aspek Infrastruktur: Adanya perjanjian dengan stadion sebagai homebase minimal 3 tahun; Adanya perjanjian dalam 10 tahun ke depan wajib memiliki stadion sendiri standar internasional

4.Aspek Manajemen: Memiliki struktur organisasi yang jelas (Finance, Marketing, SDM, dan Divisi Pembinaan Suporter)

5. Aspek Supporting: Memiliki akademi sepak bola atau kerja sama dengan akademi yang ada minimal 10 tahun atau dengan SSB di wilayahnya; memiliki klub U21, U19, U17, U15. (isl/pjk/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamka