LLP-KUKM Gelar SMESCO Rembug Kopi Nusantara 2017

Oktober 11, 2017

JAKARTA – Komoditas kopi di Indonesia kian maju. Untuk mengangkat dan mengenalkan keanekaragaman kopi Nusantara, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha kecil Menengah (LLP-KUKM) Kemenkop dan UKM kembali menyelenggarakan event promosi bertajuk SMESCO Rembug Kopi Nusantara 2017–Drink Coffee Wear Batik.Acara yang dibuka secara resmi oleh Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga berlangsung di Exhibition Hall, Gedung SME Tower SMESCO Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (11/10) sampai Jumat (13/10). ’’Tahun lalu, kami juga sukses menggelar acara tersebut. Kini, kami akan mengemas acara itu lebih berkualitas dan bervariatif dengan mengenalkan wawasan tentang ragam kopi lokal di Indonesia,’’ ujar Direktur Utama LLP-KUKM Emilia Suhaimi.Emilia menambahkan, event ini  juga sekaligus sebagai suatu upaya untuk menyatukan potensi yang ada dari komoditas kopi Indonesia yang sudah terkenal sampai ke mancanegara. Sebagai pelaksana teknis dari Kementerian Koperasi dan UKM,  SMESCO Indonesia senantiasa memberikan ruang gerak yang leluasa kepada para pelaku KUKM dengan potensi yang dimiliki untuk mengekspresikan dan mempromosikan hasil kreativitasnya kepada masyarakat luas, sehingga masyarakat akan semakin mengenal produk- produk lokal yang berkualitas.’’Dengan demikian, para pelaku UKM di bidang kopi dapat berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding produk kopi unggulan dari masing-masing daerah,’’ ujar Emilia.Emilia berharap, melalui event ini masyarakat, pebisnis, pencinta kopi akan lebih mengenal berbagai hal tentang kopi. Mulai dari proses penanaman, panen dan pengolahan biji kopi serta ciri khas rasa kopi lokal yang sangat beragam dari berbagai wilayah di Indonesia.’’Melalui kegiatan SMESCO Rembug Kopi Nusantara ini, diharapkan akan memberi pemahaman tentang dunia perkopian Indonesia kepada masyarakat luas, sehingga bagi para pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dapat memanfaatkan peluang usaha di bisnis kopi ini,’’ papar Emilia.

Komentar