Ini Saran DPR ke Pemerintah Soal Hitungan Saham Freeport

Oktober 10, 2017
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi, memberi kritik perihal evaluasi nilai saham divestasi Freeport sebesar 51 persen. Menurutnya, dalam penghitungan nanti, cadangan yang ada di dalam bumi tidak perlu dihitung.Pasalnya, kata dia, segala sesuatu yang ada di dalam perut bumi sudah otomatis menjadi milik negara.“Jangan sampai nilai dalam di perut bumi dimasukkan. Itu milik negara, baru milik kontraktor setelah bahan tambang naik, sepanjang di dalam perut bumi itu milik negara,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/10).Nantinya, pemerintah maupun tim penghitung independen bisa mengkalkulasi melalui aset serta infrastruktur yang dimiliki oleh Freeport Indonesia.“Yang dinilai aset mereka, alat, infrastruktur. Kalau cadangan itu milik negara,” terangnya.Sementara, dalam penjelasan saat rapat dimulai, Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan tidak ada kesepakatan yang berubah. Pemerintah akan tetap melanjutkan negosiasi sesuai rencana.“Dari pertemuan sampai hari ini, sebenarnya tidak ada yang berubah. Memang media masukkan surat Freeport, yang surat Freeport ditujukan ke Sekjen Kemenkeu mengingat bahwa Presiden menugaskan detail divestasi itu dibicarakan dengan Menkeu dan Menteri BUMN,” kata Jonan.(cr4/JPC)KOMISI VII DPR RI, KURTUBI, SAHAM DIVESTASI FREEPORT

Komentar

VIDEO TERKINI