HUT RI Ke-72, Kementan Persembahkan Ekspor Bawang Merah

Agustus 18, 2017
Belum ada gambar

Jakarta – Hampir genap 3 tahun usia pemerintahan Jokowi-JK tepatnya 2 tahun 10 bulan di bulan Agustus ini, Menteri-menteri di jajaran kabinet terus meningkatkan performa termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Di era kepemimpinan yang sudah memasuki lebih dari 1000 hari, Menteri asal Sulawesi ini akan mempersembahkan ekspor ke negeri tetangga dalam momentum hari kemerdekaan, “Ekspor ini kita persembahkan di hari kemerdekaan”, ungkap Amran setelah menjadi pembina upacara HUT Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2017).Indonesia akan melakukan ekspor bawang merah esok hari dengan tujuan negara Thailand, dimana sebelum-sebelumnya kita impor dari negara tersebut. Ekspor akan dilaksanakan dari Kabupaten Brebes dengan jumlah awal sepuluh kontainer dan akan bertambah. “Kita ambil momentum, dan besok insya Allah kita akan ekspor bawang (merah) ke Thailand, yang biasanya kita impor dari sana, ini kebangkitan, ekspor ini kita persembahkan di hari kemerdekaan ini”, ujar Amran yang masih mengenakan Baju Bodo, Baju khas Bugis.Bagi Amran sendiri, makna kemerdekaan memiliki arti yang harusnya mampu membawa bangsa Indonesia menuju kejayaan. “Mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan kita bekerja tanpa pamrih merebut kemerdekaan ini. Ini kita harus ingat bagaimana gigihnya memperjuangkan negara bahkan rela berkorban demi negara tanpa pamrih, tidak ada tukin, tidak ada mobil dinas, tidak ada motor dinas, tanpa pamrih, ini yang kita harus gelorakan ke seluruh Indonesia”, tutur Menteri Amran dengan tegas.Dalam rangka HUT RI ke-72, Menteri yang selalu terlihat energik ini tidak menyia-nyiakan momentum untuk mengembalikan kejayaan Indonesia akan rempah-rempah, mengingatkan kejayaan 500 tahun yang lalu di tahun 1500-an. ”Bawang, beras, jagung dan cabai tidak impor lagi, kita akan dorong, kita akan kembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia 500 tahun lalu, tahun 1500 indonesia dikenal kaya dengan rempah-rempah, bahkan selogan pada saat itu, siapa yang menguasai rempah-rempah, itu yang menguasai dunia”, tambahnya.

Komentar

VIDEO TERKINI