Johannes Marliem Tewas, Marzuki Alie: Makanya Jangan jadi Saksi Kunci

Agustus 15, 2017
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie menyindir nasib Johannes Marliem, selaku saksi kunci korupsi e-KTP yang meninggal dunia di Los Angles, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.Hal tersebut dilayangkan pria yang juga berstatus saksi dan beberapa kali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , ketika meretweet akun Muhammad Said Didu di @saididu.Awalnya, Said Didu nge-tweet dengan kalimat “Orang baik, segera lah bersatu! Yang terlibat e-KTP semakin brutal. Novel sudah disiram air keras dan hari ini saksi kunci ditembak”. Menanggapi kicauan tersebut, Marzuki Alie kemudian menuliskan,”Makanya jangan jadi saksi kunci, lebih baik jadi saksi nikah sajalah, bisa mencuri doa”.Saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Marzuki Alie membenarkan komentarnya itu. Pesan dari cuitan di twitter itu sebenarnya bertujuan untuk saling mengingatkan.Menurutnya, sindiran yang ditulisnya itu agar siapapun jangan ikut dalam berbuat kejahatan. Terlebih lagi korupsi, karena korupsi adalah suatu kejahatan yang ekstra ordinary. Di Indonesia, kasus korupsi sudah sangat menggurita dan sangat sulit untuk ditumpas.“Kita sebagai manusia memang harus saling mengingatkan. Terlebih soal korupsi yang masuk dalam kejahatan ekstra ordinary,” ujar Marzuki kepada INDOPOS (Jawapos Grup/Fajar), saat dihubungi, Senin (14/8).Marzuki menyatakan, saksi kunci yang meninggal di Amerika Serikat itu (Johannes Marliem) adalah saksi kunci yang memang benar-benar mengetahui soal kasus korupsi e-KTP sangat detail. Bahkan, Johannes sendiri ikut menikmati hasil korupsi tersebut.“Saksi kunci itu ikut nikmatin. Makanya saya ingatkan yang lainnya apabila diajak untuk berbuat jahat harus bisa menolaknya dan lebih baik ikut ke acara kawinan aja. Karena apabila diajak berbuat jahat akan jadi saksi kunci, tapi bila ke acara kawinan paling jadi saksi nikah,” papar santai.

Komentar

VIDEO TERKINI