Buleleng Didorong Jadi Observatori Pariwisata Berkelanjutan

Agustus 2, 2017
Belum ada gambar

Empat Desa Wisata tersebut menawarkan daya tarik yang berbeda-beda. Desa Pemuteran kecamatan Gerokgak misalnya, merupakan kawasan konservasi bawah laut yang sudah beberapa kali mendulang penghargaan tingkat nasional. Sementara itu, Desa Wisata Munduk di Kecamatan Banjar menawarkan wisata budaya, tradisi dan pertanian yang saat ini masih sangat terjaga.Berbeda dengan Pemuteran dan Munduk, Desa Wisata Sambangan kecamatan Sukasada memang sangat dikenal dengan wisata alamnya. Desa ini memang memiliki beberapa air terjun dengan panorama alam yang begitu asri sehingga tidak pernah sepi dari kunjungan wisatawan baik domestic hingga mancanegara. Sementara, Desa Kalibukbuk ini memang sudah dikenal diberbagai Negara dengan kawasan wisata Pantai Lovina.Buleleng, lanjut dia, memiliki karakteristik pariwisata yang berbeda jika dibandingkan dengan objek wisata yang ada di Bali Selatan. Sebab itu pihaknya mendorong Buleleng ke arah Observatori Pariwisata Berkelanjutan.Sebelumnya, Kemenpar dan Kabupaten Buleleng sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU). Dalam kesepakatan bersama tersebut, ruang lingkupnya antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata, peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan informasi pariwisata berkelanjutan, perencanaan dan pengembangan program pariwisata berkelanjutan, penerapan destinasi berkelanjutan, observasi pariwisata berkelanjutan, dan sertifikasi pariwisata berkelanjutan.“Sebagai komitmen bersama antara Kemenpar dengan Pemkab Buleleng dalam implementasi menyelenggarakan pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan yang meliputi aspek perencanaan, penyelenggaraan dan peningkatan kualitas destinasi pariwisata. Serta mempersiapkan destinasi pariwisata sesuai dengan kriteria dan indikator pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan secara global,” papar Frans Teguh.Upaya ini ternyata cukup menarik perhatian swasta yang mulai melirik Buleleng untuk dipasarkan. Pihak swasta akan menggelar Buleleng Expo dan Buleleng Bali Dive Festival dalam waktu dekat ini. “Expo nanti, bukan dana dari APBN atau APBD, itu swasta yang dikoordinasikan dengan kami,” tambahnya.

Komentar

VIDEO TERKINI