Belajar dari Alwi Hamu, Lelaki Bugis yang Tak Malu Mengepel Lantai

Juli 29, 2017
Belum ada gambar

Dari bibir kumis murah senyum itu, kalimat-kalimat inovatif terus mengalir. Ia membakar dada segenap karyawan seraya berujar, “Jangan pernah mau berhenti menombak langit. Sebab, di atas langit masih ada langit.”Alwi mengumandangkan spirit itu sesungguhnya bukan untuk bisnis semata. Bukan pula untuk dirinya, melainkan untuk kehidupan sosial yang lebih baik dan lebih nyata. Bukan saja di Sulawesi Selatan, melainkan di Indonesia Timur. Oleh karena itu, ia mengembangkan jaringan melalui kemitraan nasional dan internasional.Dari dunia internasional, Alwi dipercaya sebagai Konsulat Kehormatan Ceko untuk Kawasan Timur Indonesia. Bukan Alwi kalau tidak menelurkan gagasan brilian dalam persentuhannya dengan Ceko.Suatu hari, ketika dubes Ceko hadir di Sulawesi Selatan, Alwi langsung memberi motivasi kepada para pengusaha. Di mata Alwi, kedatangan dubes Ceko harus dimanfaatkan.“Jangan hanya Ceko yang membawa barangnya ke Sulsel, kita juga harus menyuplai barang ke sana,” kata Alwi kala itu.Persentuhannya dengan dunia global, menggelitik Alwi menghadirkan pula media cetak di luar negeri. Selain di Hong Kong, lahir pula FAJAR AUSTRALIA dan RADAR TAIWAN. Masyarakat Indonesia di kedua negara itu terus menantikan edisi per edisi media ini.Kalangan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Taiwan, bahkan seolah-olah menjadikan bacaan wajib RADAR TAIWAN. Media ini juga menjadi penghubung kegiatan perdagangan kedua negara. Beberapa rubriknya menjadi inspirasi bagi investor, baik dari Taiwan yang mau ke Indonesia, maupun sebaliknya.Semua itu dijalani Alwi di tengah-tengah kesibukannya menjalankan amanah mengembangkan Jawa Pos. Ia dipercaya manajemen Jawa Pos untuk menjadi salah satu pimpinan di media yang dirintis Dahlan Iskan.Di tengah kesibukan yang superpadat, Alwi masih memikirkan kebutuhan-kebutuhan masyarakat di Sulawesi Selatan. Pihak pemerintah di Luwu meminta Alwi membangun pabrik kelapa sawit untuk mengantisipasi produksi petani yang terus bertambah. Ketika masyarakat juga semakin membutuhkan pengadaan semen, Alwi tergerak untuk membangun pabrik semen di Barru.

Komentar

VIDEO TERKINI