Prakiraan Poros Pilpres 2019, Ada Peluang AHY Jadi Capres

Juli 28, 2017
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meskipun tak ada jaminan Demokrat dan Partai Gerindra akan berkoalisi pada Pilpres 2019, namun pertemuan Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono, tadi malam di Cikeas menjadi semacam penanda dimulainya persaingan menyongsong pilpres dan pileg serentak nanti.Gosip, spekulasi, dan analisis tentang siapa berkoalisi dengan siapa akan terus bermunculan. Inilah prakiraan skenario poros Pilpres 2019 yang mungkin muncul…SKENARIO DUA POROS1. Poros Partai PemerintahCapres: Joko WidodoPDIP: 109 kursiGolkar: 91 kursiNasdem : 35 kursiHanura: 16 kursiPPP : 39 kursiPKB : 47 kursiPAN: 49 kursiTotal: 386 kursi atau 68,93 persen2. Poros Partai Non-PemerintahCapres: Prabowo SubiantoGerindra: 73 kursiPKS : 40 kursiDemokrat : 61 kursiTotal: 174 kursi atau 31,07 persen*Skenario dua poros akan terjadi jika:– Gugatan presidential threshold 20-25 persen tidak dikabulkan MK.– Koalisi pemerintah bisa menjaga soliditas partai koalisinya.– Demokrat sepakat untuk bergabung dengan koalisi Gerindra-PKS yang sudah solid.SKENARIO TIGA POROS1. Poros Partai PemerintahCapres: Joko WidodoPDIP: 109 kursiNasdem: 35 kursiHanura: 16 kursiPPP: 39 kursiPKB: 47 kursiTotal: 246 kursi atau 43,94 persen2. Poros Partai Non-Pemerintah Plus PANCapres: Prabowo SubiantoGerindra: 73 kursiPKS: 40 kursiPAN: 49 kursiTotal: 162 kursi atau 28,94 persen3. Poros Golkar-DemokratCapres: Agus Harimurti YudhoyonoGolkar: 91 kursiDemokrat: 61 kursiTotal: 152 kursi atau 27,12 persen*Skema tiga poros akan terjadi jika:– Gugatan presidential threshold tidak dikabulkan MK.– Koalisi pemerintah gagal menjaga soliditasnya. Nasib Setnov dalam kasus e-KTP dipercaya sejumlah pihak bisa mengubah sikap.

Komentar

VIDEO TERKINI