Apa Keuntungan Memangkas Angka Nol di Rupiah? Ini Penjelasannya…

Juli 27, 2017
Belum ada gambar

”Redenominasi akan mempengaruhi psikologis orang untuk belanja lebih banyak, di sisi lain dunia industri juga akan naik, sehingga akan positif bagi ekonomi. Sementara ekspor dan impor tetap berpatokan pada USD berapapun nilai rupiah kita,” tambahnya.Keempat, menyerderhanakan nominal rupiah akan membuat ekonomi Indonesia lebih baik.Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Suhaedi yakin Indonesia akan berhasil melakukan redenominasi. Sebab, menyerderhanakan nominal akan dapat membuat ekonomi Indonesia lebih baik.“Kita lebih percaya diri kan kita negara hebat. Kita berdoa ya kan kita berdoa semua kita tunjukkan kapan lagi rupiah berdaulat,” ujarnya ditemui di Gedung BI, kemarin (26/7).Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.Sebab, hingga kini banyak masyarakat yang masih bahwa redenominasi adalah pemotongan nilai mata uangnya, padahal yang dipotong adalah nominalnya.‘’Yang penting jangan masyarakat dibuat pusing, redenominasi penyederhanaan saja uang yang tadinya nolnya misalnya 100.000 nolnya lima misalnya jadi dua. Kita suka nongkrong di Starbucks di cafe ada tulisan 50.000 nol-nolan enggak ada kan tinggal 50,’’ jelasnya.Suhaedi mengatakan bahwa masyarakat harus tahu dengan betul bahwa saat redenominasi nanti, nilai mata uang dan harga barang akan berubah secara bersamaan.‘’Dengan uang yang sama akan memperoleh barang yang sama. Nanti ada masa transisinya, jadi kita ikuti bagaimana negara berhasil,’’ katanya.Kelima, redenominasi bisa berdampak efisiensi di berbagai sektor.Yang terpenting, kata Menko Perekonomian Darmin Nasution, sosialisasinya harus dilakukan secara massif agar tidak timbul opini negatif dari beberapa pihak yang mungkin belum paham.Dia mencontohkan, pengurangan tiga angka nol untuk bidang teknologi informasi akan sangat bermanfaat dalam memudahkan kerja.

Komentar

VIDEO TERKINI