Diabetes Bisa Mengganggu Penglihatan

Juli 7, 2017
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID – Banyak pasien diabetes yang belum menyadari bahwa penyakitnya dapat berakibat fatal pada penglihatan. Salah satu komplikasi penyakit pembuluh darah tersebut adalah retinopati diabetik. Pasien datang ke dokter mata dengan keluhan penglihatan terganggu, padahal itu efek diabetes.Retina merupakan salah satu bagian terpenting pada mata yang memiliki pembuluh darah. Kadar gula yang tinggi mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah retina. Khususnya pada jaringan yang sensitif terhadap cahaya.Kondisi itu dapat menyerang pasien diabetes tipe 1 maupun 2. Terutama yang gula darahnya tidak terkontrol dan telah menderita diabetes dalam jangka waktu lama. Dokter Referano Agustiawan SpM dari Jakarta Eye Center (JEC) menjelaskan, angka kejadian retinopati diabetik bergantung pada lamanya menderita diabetes. ”Apabila sudah 10 tahun mengalami diabetes, 50 persennya menderita retinopati diabetik,” paparnya.Ada dua jenis retinopati diabetik, yaitu non-proliferative diabetic retinopathy (NPDR) serta proliferative diabetic retinopathy (PDR). NPDR merupakan bentuk awal dari retinopati diabetik. Terjadi kebocoran pada pembuluh darah retina halus. Akibatnya, retina membengkak dan membentuk deposit yang disebut eksudat.Penderita NPDR dalam skala ringan cukup banyak dan umumnya tidak mengakibatkan gangguan penglihatan. ”Namun, jika terjadi pembengkakan (edema) pada pusat retina, harus ditangani segera karena bisa mengganggu penglihatan,” lanjut Referano.Bentuk lanjut dari NPDR adalah PDR. Yaitu, ketika terjadi pertumbuhan pembuluh darah baru (neovaskularisasi) yang abnormal pada permukaan retina dan saraf optik. Komplikasi PDR itulah yang mengancam kebutaan.Di antaranya, pendarahan vitreus. Pembuluh darah baru cenderung rapuh, mudah robek, dan bisa mengakibatkan pendarahan ke dalam vitreus (bahan gel bening yang mengisi bola mata). Banyaknya pendarahan dapat membuat hilangnya penglihatan secara total.

Komentar

VIDEO TERKINI