Marawi Terus Dibombardir, Ratusan Mayat Bergelimpangan 

Juni 21, 2017
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MARAWI – Militer Filipina (AFP) meningkatkan serangan ke Kota Marawi, Filipina. Mereka mengerahkan pasukan dari darat dan udara untuk merebut ibu kota Provinsi Lanao del Sur itu dari tangan kelompok militan Maute, kemarin (20/6).AFP berharap bisa mengalahkan militan yang mendukung Islamic State (IS) alias ISIS tersebut sebelum Lebaran mendatang.’’Tujuan kami adalah membebaskan Marawi pada akhir Ramadan,’’ ujar Juru Bicara AFP Brigjen Restituto Padilla kemarin.Dia mengumpulkan komandan militer dan kepolisian di Kota Cagayan de Oro untuk menyusun strategi melawan Maute.Selama ini, tenggat yang ditetapkan AFP selalu meleset. Namun, kali ini pemerintah Filipina berharap kota berpenduduk mayoritas muslim itu aman sebelum hari raya Idul Fitri.Jika tidak, bala bantuan untuk Maute dikhawatirkan berdatangan setelah Lebaran. AFP sudah mengawasi berbagai kelompok yang diduga akan membantu Maute agar tak berdatangan ke Marawi.’’Sebagai seorang muslim yang taat, kami dilarang bertarung saat Ramadan. Jadi, setelahnya mungkin akan ada kelompok-kelompok baru yang berdatangan (ke Marawi),’’ kata Faisal Amir, salah seorang penduduk Marawi yang tidak mengungsi.Sejak kemarin pagi, pesawat tempur mengitari desa-desa yang dikuasai Maute dan menjatuhkan bom di berbagai titik. Pasukan AFP di darat memberondong mereka dengan peluru dan granat.AFP menyerang militan dari tiga sisi dan mendesak militan mundur ke danau yang berada di perbatasan kota. Pertempuran sempat terhenti saat hujan deras, namun berlanjut ketika hujan reda.Versi Juru Bicara Militer di Marawi Letkol Jo-Ar Herrera, pihaknya berhasil mendesak mundur Maute. ’’Kami bergerak menuju pusat gravitasi,’’ ujarnya merujuk pada pusat komando dan komunikasi Maute.Herrera tidak menjelaskan secara detail desa yang berhasil direbut. Namun, salah seorang anggota militer di garis depan yang dihubungi kantor berita Reuters mengungkapkan bahwa pihaknya sudah membebaskan sekitar seribu bangunan.

Komentar

VIDEO TERKINI