Beginilah Cara Kapolsek Pekalongan Timur Berikan Sedekah Buat Tukang Becak, Pakai Razia Dompet

Juni 19, 2017
Belum ada gambar

Peristiwa yang kurang lebih sama dialami Tohari, salah satu abang becak yang sore itu juga terjaring “operasi”. Meski awalnya sempat kebingungan kenapa dia diminta mengeluarkan dompetnya, ia akhirnya senang karena ternyata mendapat uang Rp25 ribu.“Saya kira tadi ada razia KTP. Tentunya saya senang sekali tiba-tiba dikasih uang. Tadi seharian baru narik satu penumpang, baru dapat uang 10 ribu rupiah,” ungkapnya.Acara bagi-bagi uang itu tak hanya diberikan kepada abang becak maupun pengayuh sepeda ontel yang membawa dompet. Yang tidak bawa dompet pun mendapatkan uang baru pecahan Rp5 ribu dan Rp10 ribu. Sebagian besar masing-masing mendapat Rp25 ribu. Tetapi ada pula yang mendapat nominal Rp20 ribu.Abang becak yang menjadi sasaran kegiatan tersebut juga tidak hanya yang melintas di depan mapolsek setempat. Tetapi juga yang sedang mangkal di depan RS Siti Khadijah, yang berjarak sekitar 200 meter dari Mapolsek Pekalongan Timur. Sedikitnta ada sekitar 20 orang yang menerima sedekah pada sore hari kemarin.Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto menjelaskan, kegiatan itu merupakan bagian dari serangkaian bakti sosial yang dilaksanakan jajarannya selama bulan Ramadan ini.“Kita pada bulan Ramadan ini sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan sosial, seperti santunan kepada anak yatim, abang becak, pengamen, orang jompo. Ada pula pembagian takjil bagi pengguna jalan. Yang sekarang, adalah Operasi Dompet Ramadan,” ungkapnya.Operasi Dompet Ramadan ini sengaja menyasar para abang becak maupun beberapa pengayuh onthel. Dikandung maksud, sebagai bentuk kepedulian anggota Polsek Pekalongan Timur terhadap nasib abang becak yang secara ekonomi kekurangan. “Tadi bahkan kita cek, sekitar 90 persen dompetnya kosong, tidak punya uang, kalau ada uangnya pun hanya sedikit,” terangnya.

Komentar

VIDEO TERKINI