Beginilah Cara Kapolsek Pekalongan Timur Berikan Sedekah Buat Tukang Becak, Pakai Razia Dompet

Juni 19, 2017
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, PEKALONGAN – Polsek Pekalongan Timur memiliki cara tersendiri dalam memberikan sedekah kepada warganya di bulan ramadan.Aparat dari Polsek Pekalingan ini melakukan “operasi dompet” dengan sasaran tukang becak dan pengendara sepeda onthel. Anggota polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Agus Riyanto itu langsung memeriksa isi dompet para tukang becak yang lewat di depan Mapolsek Pekalongan Timur, Jumat (16/6) pukul 16.00 WIB. Bukan hanya abang becak, beberapa pengendara sepeda onthel pun disetop. Mereka dihentikan satu persatu.Meski sempat ada yang menolak dan berusaha menghindar, tukang becak akhirnya mau berhenti sejenak. Lalu, kapolsek bertanya apakah yang bersangkutan bawa dompet atau tidak. Kalau bawa dompet, dompet itu diminta dikeluarkan untuk diperiksa isinya.Ada dompet yang ketika diperiksa ada isinya lembaran uang beberapa ribu rupiah, ada yang hanya berisi KTP tanpa ada uang sepeserpun, bahkan ada yang dompetnya tidak ada isinya sama sekali.“Maaf, Pak, KTP saya ketinggalan di rumah,” kata seorang tukang becak bernama Amad (60), warga Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, yang ketika diperiksa mengira para polisi itu sedang menggelar razia KTP.“Tidak apa-apa. Besok-besok lagi KTP-nya dibawa,” kata Kompol Agus Riyanto. “Dompetnya kosong ya, tidak ada uangnya?” tanya Agus Riyanto lagi. “Kosong pak, dari tadi belum dapat penumpang,” jawab Amad dengan nada lirih.“Karena dompetnya kosong, ini saya isi uang, ya,” kata Agus lagi, sembari memasukkan lima lembar uang pecahan lima ribuan yang baru ke dalam dompet milik Amad. “Ini uang buat panjenengan (Anda, red), semoga bermanfaat,” ujar sang Kapolsek.Pemberian itu sontak disambut gembira oleh Amad. “Alhamdulillah…, maturnuwun, pak.. maturnuwun,” kata Amad, sembari melanjutkan mengayuh becaknya untuk mencari penumpang.

Komentar

VIDEO TERKINI