Gunung Merapi Erupsi, Warga Diimbau Tak Mendekat di Radius 3 Km

oleh
Gunung Merapi meletus dengan tinggi kolom asap mencapai 5.000 meter dari puncak pada Jumat (27/3). (BPPTKG/Antara)

SEMARANG, RAKYATJATENG – Gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Jawa Tengah dan Jogjakarta pada Jumat (27/3) pukul 10.46 WIB mengeluarkan erupsi setinggi 5.000 meter dari puncak. Letusan terekam di seismogram berdurasi 7 menit dengan amplitudo 75 mm.

“Erupsi tadi pagi pukul 10.46 WIB, merapi mengalami erupsi dengan tinggi 5.000 meter atau 5 kilometer,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida dalam keterangannya, Jumat (27/3).

Hanik menyampaikan, awan panas yang keluar dari puncak Gunung Merapi mengarah ke barat daya dengan jarak 2 kilometer. Sementara itu, abu yang tersebar bisa mencapai jarak 20 kilometer.

“Seperti erupsi sebelumnya juga, erupsi saat ini minim gejala awal,” ucap Hanik.

Hanik menyampaikan, pihaknya juga telah menyampaikan informasi terkait erupsi Gunung Merapi kepada pihak bandara. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Karena ini tinggi kolom 5 kilometer, kami juga telah menginformasikan kepada pihak bandara,” beber Hanik.

Hingga saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

“Hanik mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi,” pungkasnya. (JPC)