RSI Sunan Kudus Siap Bantu Penanganan COVID-19

oleh
Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

KUDUS, RAKYATJATENG – Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Kudus siap membantu penanganan pasien yang diduga terserang penyakit virus corona (COVID-19) yang mulai menyerang sejumlah warga di Tanah Air.

“Karena kami siap membantu pemerintah dalam melakukan penanganan COVID-19, saat ini kami sudah mempersiapkan diri untuk melakukan penanganan ketika ada pasien yang diduga mengalami gejala mirip terpapar virus corona,” kata Direktur Rumah Sakit Islam Sunan Kudus Sunarya Gana di Kudus, Kamis (12/3/2020).

Ia mengungkapkan kesiapan yang dilakukan tidak hanya sekadar menyiapkan ruang perawatan untuk pasien, melainkan juga kesiapan tim medisnya.

Untuk tim medis, sudah disiapkan dokter, perawat dan peralatan medis yang dibutuhkan, termasuk berupa alat pelindung diri (APD) khusus penanganan pasien “suspect” virus corona, mulai dari penutup kepala, kaca mata, baju serta celana hingga sepatu.

APD tersebut, ujar dia merupakan syarat wajib bagi setiap rumah sakit.

Terkait dengan ketersediaan masker maupun “hand sanitizer” atau pembersih tangan, kata dia hingga kini stok tersedia aman.

“Kami tidak ada kendala dalam hal pengadaannya karena pemasok juga masih bisa menyediakan ketika kami membutuhkan,” sebutnya.

Ia mengakui kebutuhan masker maupun “hand sanitizer” untuk rumah sakit memang sudah disiapkan sehingga rumah sakit juga memiliki stok yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama jangka waktu tertentu.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, di Kabupaten Kudus terdapat Rumah Sakit Umum Daerah Loekmono Hadi yang ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit negeri rujukan di Jateng untuk penanganan pasien “suspect” virus corona.

Untuk itu, RSUD Loekmono Hadi Kudus menyiapkan ruang isolasi khusus bagi “suspect” pengidap virus novel corona sebagai upaya mencegah terjadinya penularan kepada orang lain.

Tim medis dari RSUD Loekmono Hadi Kudus juga melakukan simulasi penanganan pasien “suspect” virus novel corona tersebut dari mulai pasien diturunkan dari mobil ambulans hingga dibawa ke ruang isolasi khusus.

Petugas medis juga sudah siap dengan pakaian khusus yang menutupi semua anggota badan saat membawa masuk pasien “suspect” pengidap virus novel corona ke ruang isolasi yang tersedia dua tempat tidur dan peralatan pendukung lainnya. (Antara)