23 Orang Diperiksa Terkait Keraton Agung Sejagat, 11 Diantaranya Korban yang Semua Berusia Tua

oleh
'Raja' dan 'Ratu' Keraton Agung Sejagat dihadirkan dalam jumpa pers Polda Jateng, Rabu (15/1/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

SEMARANG, RAKYATJATENG – Hingga saat ini sebanyak 23 orang diperiksa terkait kasus hukum Keraton Agung Sejagat. Jumlah tersebut termasuk 11 korban dari tersangka Toto Santoso dan Fanni Aminadia.

“Jumlah diperiksa ada 23, kemudian tersangka 2 orang. Korban yang diperiksa sudah nambah, sekarang sekitar 11 orang,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes (Pol) Iskandar F Sutisna, di Mapolda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (23/1/2020).

Dari pemeriksaan polisi, para korban tersebut usianya di atas 45 tahun. Kemungkinan warga berumur dan usia lanjut menjadi target dari aksi Toto dan Fanni.

“Korban di atas 45 tahun, ya. Sudah usia tua lah. Kan lihat, tidak ada anak muda,” ujar Iskandar.

Untuk diketahui, Toto dan Fanni dijerat Pasal 14 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana ‘barang siapa menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat’ dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Pasal penipuan yang dijeratkan kepada Toto dan Fanni yaitu terkait adanya setoran dari anggota yang akan bergabung dengan Keraton Agung Sejagat dengan janji jabatan dan gaji dolar. (detik)