Terios Disambar KA Kaligung di Batang, 2 Orang Tewas

oleh
Petugas dan tim medis mengevakuasi korban tewas. (Istimewa)

BATANG, RAKYATJATENG – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Roban, Desa Kedungssegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 11:40 wib.

Mobil Daihatsu Terios yang ditumpangi dua orang ditabrak KA Kiligung hingga menyebabkan dua orang tewas seketika.

Kedua korban tewas adalah Indra Mardew (61) warga jalan Kartanegara RT 02/10, Kelurahan Bendan, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Sedangkan korban kedua yaitu Ana Wiharna (59) warga Graha Naya Permata 1. No 43 rt 01/05 Pekuncen, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Jenasah kedua korban oleh petugas dibawa ke instalasi pemulasan jenasah RSUD Kalisari Batang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di petak jalan antara stasiun Ujungnegoro-Kuripan km 67+6/7 jalur hulu telah terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang tidak terjaga.

Menurut saksi mata yang tidak mau di sebutkan namanya, minibus Daihatsu Terios nopol G 9003 JA yg di kendarai korban meluncur dari arah utara menuju selatan. Pada saat mendekati perlintasan yang tidak berpalang pintu, korban sopir tidak menghentikan laju kendaraan.

Naas, pada saat bersamaan dari arah Barat melaju KA Kaligung menuju ke timur di jalur hulu melintas. Akibat jarak yang sudah dekat, akhirnya bagian belakang mobil tersambar kareta.

Akibat kejadian tersebut, mobil yang ditumpangi kedua korban sempat terpental dengan kondisi ringsek. Kedua penumpangnya sendiri diketahui tewas seketika di lokasi kejadian.

Daihatsu Terios ini kondisinya rusak parah akibat tersambar KA Kaligung. (Istimewa)

Menurut Manager Humas KAI Daop IV Semarang, Krisbiantoro, peristiwa itu diketahui dari laporan masinis KA 272 (Kaligung) relasi Tegal-Semarang Poncol. Selanjutnya pihak KAI melalui petugas scurity stasiun mengamankan tempat kejadian dan menghubungi aparat Polsek Tulis untuk ditangani lebih lanjut.

Oleh petugas, selanjutnya kedua korban dievakuasi ke instalasi pemulasan jenasah RSUD Kalisari Batang. Selain itu, petugas juga mengamankan mobil korban. Kasus itu sendiri saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

“Pihak KAI meminta kepada pemangku kepentingan untuk segera menutup atau menjaga perlintasan sebidang di semua daerah yang tidak dijaga,” ungkap Manager Humas KAI Daop IV Semarang, Krisbiantoro. (radar pekalongan)