Unisbank Semarang Gelar FGD, Diantaranya Bahas Magang Bagi Mahasiswa

oleh

SEMARANG, RAKYATJATENG – Fakultas Hukum (FH) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang menggelar FGD yang mengusung tema “Menformulasikan Kurikulum Ilmu Hukum Dalam Mewujudkan SDM Unggul” di kampus FH Unisbank Mugassari, Rabu (11/12).

Sejumlah lembaga mitra, organisasi profesi Notaris dan Advokat, ikut serta dalam kegiatan ini.

Dekan FH Unisbank Semarang, Dr Rochmani SH M.Hum menjelaskan, dalam FGD beberapa rekomendasi perlu ditindaklanjuti. Salah satunya adalah meningkatkan program magang.

“Magang sudah kita terapkan, namun sifatnya belum wajib. Dalam waktu dekat kita selesaikan modul atau panduannya. Jika selesai, kedepan mahasiswa yang diwisuda wajib untuk mengikuti magang pada lembaga-lembaga mitra yang selama ini sudah menjadi kerjasama dengan FH Unisbank Semarang,” jelasnya.

Dengan demikian, kata dia, mahasiswa akan mendapatkan banyak pengalaman empirik di lapangan.

“Tentunya lulusannya akan siap pakai. Inilah yang dapat dijadikan parameter SDM unggul,” ujarnya.

Hal lain ditambahkan oleh Kepala Program Studi Ilmu Hukum, Adi Suliantoro SH.MH. Menurutnya, selain magang, FH Unisbank Semarang sedang mengidentifikasi mata kuliah apa saja yang dapat diterapkan dengan metodologi Clinic Legal Education (CLE).

Beberapa mata kuliah seperti hukum acara pidana, kemahiran bantuan hukum sudah menerapkan CLE.

“Mahasiswa diterjukan ke lapangan memberikan pendidikan hukum, konsultasi hukum ataupun riset sederhana untuk sekedar mengetahui dan memahami problematika hukum di masyarakat,” tuturnya.

Adi mengatakan, dalam waktu dekat ia akan rumuskan hasil FGD ini dalam rapat internal. Secara khusus memberikan apresiasi terhadap lembaga mitra dan perwakilan alumni yang masih mempunyai komitmen dan peduli dengan memberikan sumbangan masukan demi kurikulum yang lebih baik kedepannya.

“Kurikulum akan terus kita sempurnakan, bahkan dalam waktu dekat kita akan menggelar FGD, khususnya kurikulum mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi bersama Indonesia Corruption Watch (ICW),” katanya. (Sen)