Keluarga Alumni Perikanan Undip Dorong Program Makan Ikan di Pesantren

oleh

DEMAK, RAKYATJATENG – Masih kecilnya konsumsi ikan bagi masyarakat Indonesia tentunya membuat kita miris. Pasalnya sebagai negara penghasil ikan terbesar di Asia Tenggara, tentunya konsumsi ikan bagi masyarakat Indonesia harus lebih banyak per tahunnya.

Membantu mengatasi persoalan ini, Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu) mencoba mendorong peningkatan konsumsi ikan terutama di kalangan santri. Bukan hanya itu, mereka juga mendorong adanya budidaya ikan di lingkungan pondok pesantren.

Ketua Kerapu, Abdul Kadir Karding mengatakan, bahwa konsumsi ikan di Indonesia masih di angka sekitar 45 kilogram per tahun.

“Itu dibawah standar WHO, padahal negara kita memiliki kekayaan laut terutama ikan yang sangat melimpah. Namun sayangnya tradisi mengkonsumsi ikan masih rendah, padahal gizinya lebih tinggi dari daging lainnya,” ujarnya di Pondok Pesantren Giri Kusumo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (16/11).

“Untuk itu, kami mendorong tradisi makan ikan, terutama di kalangan para santri,” imbuhnya kemudian.

Dalam kesempatan itu Karding menyampaikan, bahwa daging Ikan merupakan daging yang banyak mengandung protein dibanding dengan daging yang lain.

“Santri biasanya mengonsumsi daging di luar ikan. Jadi, kegiatan ini kami mengajak santri untuk konsumsi ikan. Ikan itu daging dengan kualitas protein yang baik,” ulasnya.

Lebih lanjut Karding mengatakan, jika para santri sudah tinggi konsumsi ikannya, maka bisa dilanjutkan dengan pembuatan kolam ikan di masing-masing pondok pesantren. Selain membantu meningkatkan tradisi makan ikan, juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan para santri.

“Jika tradisi makan ikan sudah terwujud selanjutnya kami mendorong supaya ada kolam ikan di tiap pesantren,” lanjutnya.

Dalam kunjungannya, Karding juga memberikan ikan kepada para santri untuk dimakan secara bersama-sama.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan kementrian perikanan,” imbuhnya.

Sementara, KH Munif Zuhri pengasuh Pondok Pesantren Giri Kusumo menerangkan bahwa ikan mengandung protein yang dapat menjaga mata dari kerabunan.

“Ikan itu mengandung protein. Bisa menjaga mata dari rabun,” tuturnya.

Ia berharap, para santri dapat mengonsumsi ikan setiap saat sehingga memiliki gizi yang baik. (yon)