Empat Desa di Jepara Krisis Air Bersih, BPBD Lakukan Droping

oleh
foto: rmoljateng

JEPARA, RAKYATJATENG – Empat Desa di Kabupaten Jepara mengalami krisis air bersih saat musim kemarau tahun ini.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara melakukan droping air bersih secara rutin agar ribuan warga empat desa tersebut tetap bisa memenuhi kebutuhan air bersihnya.

Empat desa tersebut yakni Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit, Blimbingrejo (Nalumsari), Pendem (Kembang) dan Kunir (Keling).

Krisis air bersih di empat desa ini sudah terjadi sejak Juli lalu.

Hingga pertengahan Agustus ini, total air bersih yang sudah digelontorkan untuk Desa Raguklampitan mencapai 100.000 liter.

Sedang Desa Blimbingrejo dan Pendem sekitar 60.000 liter. Sedangkan Desa Kunir sekitar 15.000 liter air bersih.

“Droping air bersih rata-rata kita laksanakan tiap tiga hari sekali,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, Selasa (20/8).

Musim kemarau tahun ini, kata Arwin diprediksi berlangsung hingga September mendatang. Arwin berharap tak ada penambahan desa yang mengalami krisis air bersih lagi. Namun jika ada penambahan desa pihaknya juga siap melakukan droping air bersih.

“Selain anggaran pemerintah, kita juga mengajak sejumlah lembaga lain untuk ikut berperan aktif dalam penanganan krisis air bersih ini,” tandasnya. [hen/rmoljateng]