Kapolda Jateng jadi Khatib, Begini Pesannya

oleh

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel M.Si menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang Jalan Gajah Raya, Minggu (11/8).

Tema ‘Hikmah Ibadah Qurban dan Dinamika Sosial di Bumi Pancasila’ menjadi pilihan Jenderal Bintang Dua itu dalam menyampaikan materi khotbahnya. Ia mengajak seluruh kaum muslim yang hadir di MAJT untuk mengambil hikmah Idul Qurban dan diterapkan di bumi Pancasila.

“Hari ini kita mengambil hikmah Idul Qurban yang bisa diterapkan di bumi pancasila. Hikmahnya itu adalah keteladanan dari Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan ibunda Siti Hajar berupa kepatuhan tanpa batas kepada Allah SWT, kedisiplinan, kerelaan, keberanian termasuk berbagi pemerataan dan juga musyawarah,” kata Kapolda.

Hal itu, menurut dia, menjadi hikmah Idul Qurban di mana hikmah-hikmah itu semua sangat berkaitan erat dengan Pancasila. Oleh sebab itu, lanjut Kapolda, masyarakat harus selalu berpedoman pada Pancasila dan menjaga kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Marilah kita mengambil hikmah dari Idul Qurban ini yang selaras dengan Pancasila untuk tetap mencintai Negara Republik Indonesia, menjaga keutuhan NKRI, jaga Pancasilanya, jaga Bhineka Tunggal Ikanya,” pesan Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, selaku imam shalat Idul Adha adalah KH Zaenuri Ahmad Al Hafidz. Usai shalat dan memberi khotbah, Kapolda menyerahkan seekor sapi kepada panitia kurban MAJT untuk disembelih.

Sapi tersebut berjenis limosin berwarna coklat seberat 1 ton diterima langsung oleh Ketua Dewan Pelaksana Pengelola MAJT, Prof Dr KH Noor Achmad MA. Ada 12 kambing dan 2 sapi yang dikurbankan di MAJT.

Selain Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel, hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono yang juga ikut menyumbangkan sapi kurban di MAJT. (sen)