Beras Organik Wonogiri Diekspor ke Sejumlah Negara

oleh

WONOGIRI, RAKYATJATENG – Produksi beras dari Wonogiri, Jawa Tengah, ternyata bukan hanya untuk stok dalam negeri. Tapi juga mancanegara. Hasil pertanian ini sekarang telah diekspor ke sejumlah negara, seperti di Amerika Serikat, Eropa dan negara-negara di Asia Tenggara.

Pelepasan perdana ekspor beras organik ke Amerika Serikat sempat dihadiri beberapa instansi pemerintah setempat, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Pertanian Pemkab Wonogiri. Pengiriman dilakukan oleh Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Pengayom Tani Sejagad bekerjasama dengan PT Bloom Agro.

Menurut Direktur Utama Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Pengayom Tani Sejagad Hanjar Lukito Jati, pihaknya berencana melakukan ekspor untuk tahun ini sebanyak 400 ton. “Untuk tahun ini, kami rencana akan mengekspor sekitar 400 ton beras ke beberapa negara di Amerika Serikat, Eropa, dan beberapa negara Asia Tenggara,” katanya, Jumat (28/6).

Hanjar mengatakan, hingga Juni ini, pihaknya sudah mengekspor sekitar 60 ton, dengan nilai total Rp1,3 miliar hingga Rp1,5 miliar. “Insya Allah bulan depan kami akan kirim lagi ke luar negeri,” ujar Hanjar.

Beras organik yang diekspor di antaranya beras merah mandel, beras hitam lokal, beras putih manik wangi, dan beras rojo lele. “Kami mulai memproduksi beras organik bersertifikat internasional bulan April ini dengan bermitra 1.250 petani yang mempunyai lahan seluas 650 hektare ditanami padi dan mete,” jelasnya.

“Ekspor dilakukan melalui kerja sama dengan PT Bloom Agro Indonesia. Bahkan, permintaan juga datang dari beberapa negara lain,” tuturnya.

Hanjar pun optimistis target ekspor 400 ton beras organik tahun ini akan terpenuhi. (yon)