PPDB 2019 di Kota Semarang, Orang Tua sudah Antre Sejak Subuh

oleh

SEMARANG, RAKYATJATENG – Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri di Kota Semarang, Jawa Tengah, diserbu ratusan hingga ribuan orangtua siswa pada masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.

Kepala SMAN 5 Semarang, Titi Priyatiningsih menuturkan, antusiasme para orang tua sudah dirasakannya sejak hari pertama pemberkasan.

“Katanya ada yang nunggu sejak subuh, tahunya siapa cepat dia dapat, padahal tidak seperti itu,” katanya, Selasa (25/6).

Ia menyatakan saat ini adalah masa pemberkasan dan verifikasi calon peserta didik baru.

Setelah pemberkasan dan verifikasi selesai, para peserta bisa mendapat token untuk mendaftar secara online pada 1-5 Juli 2019.

Titi menjelaskan, sistem zonasi bukan berarti siapa cepat dia dapat.

“Tapi pendaftaran tetap berdasarkan kedekatan dengan sekolah. Semua sudah diatur di aplikasi,” tuturnya.

Tiap hari, ia membatasi 350 peserta untuk melakukan pemberkasan.

Adapun tahun ini, pihaknya siap menampung 408 siswa.

Kepala SMAN 1 Semarang, Endang Suyatmi Listyaningsih juga mengakui antusiasme orang tua mendaftarkan anaknya.

Pihaknya juga terpaksa membatasi antrean agar tidak terlalu membebani pegawainya.

“Kalau tidak begitu, bisa-bisa sampai malam,” selorohnya.

Pada tahun ini SMAN 1 Semarang siap menampung 432 siswa.

Hafiza, orang tua siswa mengaku agak bingung dengan sistem zonasi.

“Agak ribet Mas. Mending kayak dulu pakai NEM aja. Kasihan yang nemnya banyak,” kata warga Kebonagung itu. [hen/rmoljateng]