Dewan Kaji Usulan Ijasah TPQ untuk Masuk SMP

oleh
Ketua DPRD Kabupatena Pekalongan Dra. Hj. Hindun MH.

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – DPRD Kabupaten Pekalongan akan mengkaji soal masukan atau usulan masyarakat mengenai ijazah TPQ untuk dijadikan syarat masuk sekolah SMP.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun dalam acara silaturahmi bersama masyarakat dengan Bupati, di pendapa rumah dinas bupati Pekalongan, beberapa hari lalu.

Menurutnya, DPRD Kabupaten Pekalongan bersama eksekutif pada 2014 lalu telah mengesahkan peraturan daerah yang membahas mengenai pendidikan madrasah diniyah, TPQ dan sebagainya.

Hanya saja, lanjut dia, persoalan detil mengenai ijazah TPQ dijadikan syarat untuk masuk ke sekolah tingkat SMP belum tercantum dalam perda tersebut.

“Masukan ini bagus. Kami dari DPRD akan melakukan pembahasan terlebih dulu terkait usulan ini,” kata dia.

Dikatakan, penduduk di Kabupaten Pekalongan tidak hanya muslim saja, terdapat penganut agama lain yang secara regulasi wajib dilindungi oleh pemerintah. Meski begitu, keberagaman penganut agama di Kota Santri kehidupannya berjalan rukun serta situasinya kondusif. Hal itu dibuktikan ketika pelaksanaan Pemilu 2019 semua berjalan damai dan kondusif.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan usulan dari masyarakat yang diterimanya yaitu peningkatan dunia pertanian.

“Bidang infastruktur bagus, pendidikan sudah bagus. Tapi dunia pertanian masih perlu terus didorong untuk penanganannya.” (Yon/RP)