Bupati Sragen Sepakat Bentuk Satgas Anti Money Politik Jelang Pilkades Serentak

oleh
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati (net)

SRAGEN, RAKYATJATENG – Antisipasi adanya politik uang jelang Pilkades serentak di Kabupaten Sragen, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengapresiasi wacana pembentukan Satgas dan tim untuk memerangi praktik politik uang.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, pilkades serentak yang digelar pada 27 September 2019 ini, diharapkan jauh dari praktik politik uang. Namun perlu kerjasama berbagai pihak termasuk dari para calon Kades dengan berkomitmen tidak akan melakukan politik uang.

“Praktek seperti itu bisa dihilangkan asalkan semua pihak ikut berperan. Jika tidak ada satu pun kontestan yang memberi uang, selesai kok. Tapi begitu ada satu uang memberi uang, yang lain pasti akan ikut-ikutan,” ucapnya, Minggu (23/6).

Ditambahkan Bupati Yuni, begitu dirinya biasa dipanggil dirinya sepakat jika budaya politik uang di wilayah bumi Sukowati ini dihilangkan. Semua kontestasi akan bisa berjalan dan para calon akan adu program untuk ditawarkan pada masyarakat.

Disinggung terkait sanksi diskualifikasi terhadap calon yang terbukti melakukan politik uang menurut Yuni masih dipikirkan bersama. Pada prinsipnya sanksi yang diberikan itu harus memberikan efek jera.

“Saat ini sedang dipikirkan bersama hanya saja perlu dicari dasar hukumnya terlebih dahulu. Jika tidak ada dasar hukumnya, nanti rawan muncul gugatan,” pungkasnya. [dit/rmoljateng]