Percantik Bukit Sidogura, Pemerintah Siapkan DAK Rp2,8 M

oleh

KLATEN, RAKYATJATENG – Pemerintah menyiapkan anggaran Rp2,8 milyar untuk merenovasi obyek wisata Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah, agar lebih menarik sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Klaten.

Hal ini diungkapkan Bupati Klaten Sri Mulyani saat menghadiri acara Grebeg Ketupat Lebaran 2019 bertempat di Bukit Sidoguro kompleks Rowo Jombor Klaten (12/06).

“Ke depan Bukit Sidoguro akan dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 2,8 miliar sehingga Bukit Sidoguro menjadi destinasi wisata yang lebih menarik. Beberapa wahana akan ditambah. Dari puncak Bukit Sidoguro ini bisa melihat pemandangan Kota Klaten dari puncak bukit, sekaligus hambaran luas Rowo Jombor. Bukit Sidoguro sangat menarik untuk dikembangkan sebagai obyek wisata unggulan” kata Bupati Sri Mulyani seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng, Senin (17/6).

Bupati Sri Mulyani menambahkan acara Grebeg Ketupat Lebaran 2019 salah satu bagian nguri-nguri budaya sekaligus mengangkat destinasi. Pemkab Klaten menyiapkan 21 gunungan ketupat dan sekaligus ajang silaturakhim antara pemerintah dan masyarakat di Bukit Sidogura.

Rencana pemerintah merenovasi Bukit Sidogura mendapat respon baik warga masyarakat sekitar. Diharapkan rencana renovasi ini banyak melibatkan potensi masyarakat.

“Masyarakat Krakitan sangat berharap renovasi Bukit Sidoguro bisa mengangkat perekonomian warga. Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Krakitan salah satu ingin menggarap sektor wisata. Warga berharap termasuk pemanfaatan Bukit Sidoguro dan Rowo Jombor untuk destinasi wisata bisa dikelola Bumdes” kata Salsi Rais Ketua Bundes Krakitan, Bayat, Klaten (14/06).

Saat ini pengelolaan obyek wisata Rowo Jombor dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Untuk menjaga kelestarian, warga sekitar dan relawan rajin membersihkan air rawa dari arus pendangkalan dan pencemaran enceng gondok.

Kini rawa seluas 14 hektar itu kian bersih sehingga menarik dikunjungi bahkan untuk ajang lomba getek dan gerebeg ketupat lebaran sebagai agenda wisata tahunan setiap lebaran.
(Dinas Kominfo Klaten)