Polisi Sita Petasan Ukuran Jumbo, Seberatnya 2 Kg

oleh
DIAMANKAN – Beberapa petasan berukuran besar dan sedang berhasil diamankan jajaran Polsek Buaran dalam sebuah operasi yang digelar di Lapangan Tanjung, Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jumat (24/5) dini hari. (RADAR PEKALONGAN)

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Jajaran Polsek Buaran Polres Pekalongan Kota, Jawa Tengah, menggelar razia dengan sasaran petasan, Jumat (24/5) dini hari.

Razia menyasar salah satu lokasi yang biasa dijadikan tempat untuk menyalakan petasan oleh warga, yakni di Lapangan Tanung, Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kota Pekalongan.

Dalam razia yang digelar sejak selepas salat Subuh tersebut, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 11 petasan ukuran besar maupun sedang. Petasan-petasan tersebut tadinya hendak dinyalakan oleh sejumlah pemuda. Namun begitu mengetahui kedatangan petugas, para pemuda pemilik petasan tersebut langsung kabur dan meninggalkan petasan-petasannya.

Dari belasan petasan yang diamankan itu, ada satu petasan berukuran jumbo, dengan panjang 44 cm, diameter 13 cm, dan berat sekitar 2 kilogram. Sedangkan sisanya petasan-petasan berukuran lebih kecil, rata-rata memiliki panjang sekitar 30 cm dan 20 cm dengan diameter lebih dari 5 cm.

Petasan-petasan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Buaran sebagai barang bukti. Selain mengamankan barang bukti belasan petasan, polisi juga mengamankan seorang remaja berusia 16 tahun yang merupakan pemilik salah satu petasan berukuran besar yang berhasil diamankan.

Pelaku selanjutnya diperiksa dan diberi pembinaan. Orang tuanya dipanggil ke Polsek untuk selanjutnya si pelaku membuat surat pernyataan di hadapan petugas bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, melalui Kapolsek Buaran AKP Ketut Sedana menerangkan pihaknya sengaja menggelar razia dengan sasaran petasan di waktu Jumat pagi, lantaran memperoleh informasi kalau di waktu tersebut banyak warga yang menyalakan petasan.

“Adapun sasaran lokasinya adalah Lapangan Tanjung yang memang sering digunakan sebagai tempat menyalakan petasan oleh para pemuda,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa razia dilakukan dalam rangka meminimalisir jatuhnya korban akibat terkena ledakan petasan. Kegiatan ini juga untuk menciptakan situasi aman, nyaman, dan kondusif selama bulan Ramadan di wilayah Buaran.

Dari hasil razia tersebut, AKP Sedana menambahkan pihaknya akan mendalami dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui dari mana bahan atau obat petasan itu didapat.

Pihakya pun sudah memperoleh informasi awal bahwa bahan petasan didapat dari luar Kota Pekalongan. “Ini masih kita dalami lagi dari mana saja obat petasan ini didapat, yang jelas bukan dari wilayah Buaran,” imbuhnya.

Dia menegaskan akan terus mengintensifkan patroli dan razia di wilayah hukumnya untuk mencegah adanya warga yang membuat dan menyalakan petasan.

“Jangan sampai bulan Ramadan ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyalakan petasan, karena petasan sangat berbahaya. Kita akan terus menggelar operasi, menggelar razia, untuk mencegah adanya korban akibat petasan. Imbauan kepada masyarakat untuk ikut peduli, imbauan juga kepada para orang tua untuk mencegah anak-anaknya membeli bahan petasan dan merakitnya menjadi petasan karena petasan sangat berbahaya. Mari kita bersama-sama ciptakan situasi aman, nyaman dan kondusif khususnya di wilayah Buaran,” pungkasnya. (way/RP)