Hendi Optimistis Jadikan Semarang Kota Pendidikan

oleh

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ground breaking Rumah Sakit Fakultas Kedokteran, Gedung Fakultas Kedokteran, Gedung Pertemuan dan Masjid di Kampus Universitas Muhammadiyah (Unimus) Kawasan Kedungmundu, Kota Semarang Kamis (23/5/2019) dihadiri Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hendi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Kota Semarang merupakan kota pendidikan. Ini bisa dilihat dari semakin banyaknya kampus-kampus di Kota Semarang.

Hendi pun menyebut satu per satu dari beberapa kampus besar di Kota Semarang jumlah mahasiswanya dari tahun ke tahun semakin bertambah.

“Saya hitung paling tidak ada lima, kayak Unimus, USM, Undip, Unisulla, saya bilang lagi itu ada Upgris, itu kan perguruan tinggi dengan mahasiswa yang sangat banyak, Udinus di tengah kota,” tandasnya.

“Yang banyak itu di Sleman, di Bantul, Kota Yogyanya sedikit kalah dengan Kota Semarang. Mari kita wujudkan bareng-bareng, Semarang sebagai Kota Pendidikan,” ungkapnya.

Namun, yang terpenting bagi Hendi, tugas dan kewajiban dari semua perguruan tinggi di Kota Semarang adalah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal bagi kemajuan Bangsa Indonesia.

“Tapi ini nggak begitu penting. Maksudnya, kemudian yang menjadi penting semua perguruan tinggi ini bisa maju bareng-bareng mencetak SDM yang handal untuk negara kita,” ujarnya.

Jika hanya pembangunan infrastruktur, Hendi membeberkan bahwa hasil pembangunan infrastruktur tidak dapat bermanfaat secara maksimal tanpa diimbangi pembangunan SDM-nya. Sesuai kebijakan pemerintah pusat yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, maka pembangunan SDM kedepan memiliki peran yang sangat penting.

“Kalau kita melakukan pembangunan hanya diinfrastruktur tapi pembangunan sumber dayanya tidak dilakukan secara baik, maka ya nggak akan termanfaatkan dengan maksimal hasil pembangunan infrastruktur. Supaya seimbang juga dengan kebijakan pusat,” bebernya.

“Nggak banyak perguruan tinggi yang mbangun terus, kemudian mahasiswanya juga bertambah terus. Dalam sejarah di Kota Semarang, saya cermati dunia pendidikan yang mbangun banyak tapi mahasiswanya tidak bertambah sehingga pembangunannya tidak konsisten. Saya ucapkan selamat kepada Pak Rektor, ada gedung serbaguna, ada gedung Fakultas Kedokteran, ada masjid, yang nanti juga disambung groundbreaking rumah sakit kedokteran,” pungkas Hendi.

(hms/sen)