Resmi Dibuka, Transmart Pekalongan Juga Hadirkan Ribuan Produk Lokal

oleh
RESMI – Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfud saat penandatangan dan meresmikan Transmart Pekalongan.

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H Transmart pekalongan resmi hadir di Pekalongan. Peresmian ini dilakukan oleh Walikota Pekalongan Saelany Mahcfudz di Transmart Pekalongan, (24/5/2019).

Dalam sambutannya, Walikota Pekalongan menekankan bahwa keberadaan transmart di Kota Pekalongan ini dapat menyerap lapangan kerja bagi warga lokal dan memberikan akses kepada UKM agar produk lokal juga bisa bersaing di mall.

Ada sekitar 3729 produk UMKM dari 120 UKM digandeng oleh transmart yang sudah diseleksi 3 bulan sebelum peresmian. Bekerjasama dengan Pemkot Pekalongan menyeleksi produk unggulan yang sekiranya bisa dibawa ke transmart pekalongan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Transmart karena UKM kita terakomodir baik minuman, makanan, garmen dan produk lain. Mudah-mudahan bisa menumbuhkan perekonomian di Pekalongan,” terang Saelany.

Saelany juga mengapresiasi para pengusaha yang berinvestasi di Pekalongan. Pihaknya akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk para investor. Saelany juga berharap agar Pekalongan menjadi kota pro investasi ritail.

“Mudah-mudahan kota Pekalongan lebih berkembang karena banyak hotel dan pusat perbelanjaan hadir disini. Harapannya bisa meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Saelany.

Sementara itu, menurut Satria Hamid, Vice President Corporate Communications Transmart Carrefour, Transmart Pekalongan sendiri merupakan cabang yang ke 131 di seluruh Indonesia. Pihaknya menghadirkan berbagai kebutuhan seperti supermarket, kuliner, bioskop, elektronik dan permaianan.

“Saya berharap besar dari produk UMKM Pekalongan ini nantinya bisa menjadi icon dari perkembangan kotanya itu sendiri. Ada lebih dari 3.729 produk UMKM yang kita bawa, keuntungannya nanti produk tersebut akan kami distribusikan juga di seluruh cabang Transmart di seluruh Indonesia,” ucap Satria.

Selain produk UMKM sendiri, juga banyak tenaga kerja lokal yang diserap. Dari 800 pekerja yang ada disini 80% adalah warga lokal.

“Harapannya kehadiran Transmart ini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya serta meningkatkan pendapatan asli daerah Pekalongan dan sekaligus memudahkan masyarakat jika ingin mencoba wahana di Trans Studio mini disini, jadi tidak usah repot-repot ke Bandung ataupun ke Makassar.” tutup Satria.

(RP)