Manchester United vs Manchester City: Derbi Penentu Mahkota

oleh

MANCHESTER, RAKYATJATENG – Derbi Manchester United vs Manchester City di Old Trafford, Kamis (25/4) mulai pukul 02.00 WIB nanti akan memengaruhi perebutan gelar juara Premier League.

City saat ini menduduki posisi runner-up dengan 86 poin. Atau berselisih dua poin di belakang Liverpool (88 poin). Poin absolut akan membantu The Citizens naik ke posisi puncak dan mempertahankan gelar juara mereka.

Gelandang City Bernardo Silva mengatakan kepada Sky Sports kemarin (23/4) derbi edisi ke-160 di Premier League ini akan sangat vital buat duo tim Manchester. Jika City butuh poin untuk menggusur Liverpool. Maka United berambisi menang untuk merangsek ke posisi empat besar dan mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

“Ini menjadi pertandingan besar buat kami dan kami sangat menantikan laga yang supersulit dari salah satu tim terbaik Inggris. Mereka pasti sangat termotivasi setelah kekalahan memalukan di laga sebelumnya,” ucap Bernardo.

Menurut Daily Mail suasana ruang ganti United bergejolak pasca kekalahan empat gol oleh Everton Minggu (21/4) lalu di Goodison Park. Gelandang United Nemanja Matic ikut menyiramkan minyak dengan berkomentar soal tak adanya sosok pemimpin di lini tengah United.

City usai tersisih di perempat final Liga Champions oleh Tottenham Hotspur pasti mati-matian menyelamatkan trofi tersisa yang mungkin dimenangi. Selain masih ketat bersaing dengan Liverpool di Premier League, City juga melaju ke final Piala FA. Musim ini, City sudah mengamankan trofi Piala Liga dan FA Community Shield.

Pelatih City Pep Guardiola datang dengan penuh rasa percaya diri ke Old Trafford. Sejak jadi arsitek City musim 2016-2017, dalam dua kali kunjungan ke stadion berjuluk Theatre of Dreams tersebut Guardiola selalu pulang dengan poin absolut. Skor kemenangannya pun selalu 2-1.

Capaian sukses eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu mengekor dua pelatih lain yang sukses beruntun di Old Trafford yakni Sam Allardyce dan Ronald Koeman.

Di kubu United pelatih Ole Gunnar Solskjaer dalam pre match press conference di Carrington mengatakan kedatangan City sudah dinantikan oleh Paul Pogba dkk. United perlu mengembalikan harga dirinya di depan pendukungnya sendiri.

“Inilah laga yang paling pas buat kami setelah semua anggota tim ini terluka (pasca kekalahan memalukan). Tak ada tempat bersembunyi lagi buat mereka (pemain) di lapangan saat di depan suporter sendiri,” tutur Solskjaer seperti dikutip Manchester Evening News.

Namun demikian Statszone menulis fakta jika tiga suksesor Sir Alex Ferguson tak pernah sukses dalam Derbi Manchester pertamanya. Diawali David Moyes yang kalah 1-4 oleh City (22/9/2013). Disusul Louis van Gaal menyerah 0-1 (2/11/2014). Dan Jose Mourinho takluk 1-2 (10/9/2016).

Pelatih 46 tahun itu juga sudah menyiapkan strategi anti-City. Solskjaer tahu jika City akan mendominasi penguasaan bola, menekan hingga garis pertahanan United, dan menimimalisir serangan balik United.

Solskjaer berujar tak gentar kalaupun mendapat tekanan yang demikian besar. Apalagi strategi serangan cepat dan bermain pragmatis dengan merapatkan pertahanan pernah sukses ketika menghadirkan kemenangan tipis 1-0 atas Spurs (13/1) lalu. Saat itu kombinasi assist Paul Pogba dan tembakan Marcus Rashford menjungkalkan The Lilywhites. Tim yang menyingkirkan City di kompetisi Eropa.

Sementara itu, gelandang Liverpool James Milner kepada Daily Mail mengatakan untuk pertama kali dalam hidupnya menyatakan akan menjadi suporter United. Sebab kemenangan Setan Merah akan memberikan jalan Liverpool untuk tetap bertahta di puncak klasemen.

“Tentu saya tak akan menonton laga ini lagipula nanti kawan-kawan saya akan memberikan kabar soal hasil laga ini. Kami fokus kepada pertandingan tersisa yang harus kami hadapi selanjutnya,” ujar Milner. (dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.