Bawaslu Jateng Rekomendasikan Coblosan Ulang di 5 TPS, Ini Lokasinya

oleh
Ilustrasi pemungutan suara. (JPC)

SEMARANG, RAKYATJATENG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di 5 TPS. Penyebabnya bukan karena pelanggaran pemilu berat, melainkan permasalahan administratif.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jateng Heru Cahyono mengatakan, 5 TPS tersebut tersebar di empat kabupaten. Yakni 2 TPS di Brebes, serta masing-masing 1 TPS di Magelang, Boyolali, dan Kebumen.

Sebelumnya KPU Jateng juga telah mengumumkan 3 TPS yang wajib menggelar coblosan ulang. Yakni 2 TPS di Tegal dan 1 di Jepara.

TPS yang wajib coblosan ulang di Jepara disebabkan karena Ketua KPPS tak sesuai dengan nama yang tertera pada Surat Keputusan (SK). Sehingga surat suara yang ditandatanganinya dianggap tidak sah. Sedangkan di Tegal disebabkan karena ada pemilih yang tak masuk DPT maupun DPTb, tapi tetap mencoblos menggunakan KTP yang alamatnya tidak sesuai dengan TPS.

“Kalau tadi yang disampaikan KPU Jateng ada tiga TPS, sudah dikoordinasikan dan dipastikan melakukan PSU. Tapi ternyata laporan dari teman-teman di lapangan, ada TPS lain yang direkomendasikan untuk dilakukan PSU,” kata Heru, Jumat (19/4).

Alasan rekomendasi Bawaslu terhadap 5 TPS tersebut tak jauh berbeda dengan yang diumumkan KPU. Seperti penggunaan KTP dari luar daerah sebagai syarat mencoblos. “Seharusnya ini tidak terjadi, karena ia tidak berhak mencoblos di TPS tersebut,” sambungnya.

Pihaknya jelas menyayangkan peristiwa ini. Sebab, bisa saja berujung kepada munculnya persepsi masyarakat yang tak diharapkan.

“Misal ada TPS yang dilakukan PSU, sedangkan TPS lain tidak. Tentu akan memunculkan persepsi masyarakat jika penyelenggara Pemilu tidak legitimate. Hal-hal semacam inilah yang kami hindari,” pungkasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.