Sejumlah Ulama dari Luar Negeri sudah di Pekalongan Jelang Konferensi Ulama Sufi Internasional

oleh

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Puluhan ulama dari kurang lebih 40 negara akan menghadiri Konferensi Ulama Sufi Internasional (Al-Muntada As-Sufy Al-Alamy) atau World Sufi Forum yang diselenggarakan Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) bekerja sama dengan Pemerintah RI, dalam hal ini Kemenhan dan Kemenlu di Pekalongan, 8-10 April 2019.

Mengutip @worldsufiforum.official dan laman worldsufiforum.org, tokoh-tokoh ulama internasional yang akan akan hadir diantaranya Syaikh DR. Muhammad Adnan Al-Afyouni (Syria); Syaikh DR. Riyadh Bazo (Libanon); Syaikh ‘Aun Mu’in Al-Qaddumi (Jordan); Syaikh Prof. DR. Muhammad Al-Muhanna (Egypt); Syaikh DR. Sholahuddin Siirul Khatm (Sudan); Syaikh Anwar Kasyu (Tunisia); Syaikh DR. Ahmad bin Idris Bu Khurayshoh (Maroko); KH. Ali Mas’adi (Indonesia); Syaikh DR. Idris Al-Fasi Al-Fihri (Maroko); Syaikh Prof. DR. Abdulkadir Al-Kattani (Maroko); Syaikh Ibrahim Al-Yasin(Albania); dan pembicara lainnya.

Beberapa dari ulama tersebut sejak Jumat (5/4) bahkan sudah tiba di Kota Pekalongan. Mereka diantaranya Syaikh Adnan Al Afyouni (Mufti Damaskus dari Syiria), Syaikh Riyadh Bazo (Wakil Ketua Persatuan Ulama Sufi Dunia dari Libanon), dan Syaikh Aziz Kobaiti (IACSAS, Maroko).

Sekretaris Umum Panitia Pusat Al-Muntada As-Sufy Al-Alamy, Dr KH Mashudi MAg menyampaikan ulama dari luar negeri yang sudah konfirmasi akan hadir sebanyak 83 orang. “Selain dari luar negeri, kegiatan ini insya Allah akan dihadiri 3.500 ulama dari dalam negeri,” ungkapnya, Jumat (5/4).

Peserta konferensi dari luar negeri rencananya akan menginap di Hotel Horison dan Hotel Santika Pekalongan. Sedangkan para ulama dari dalam negeri akan menginap di rumah-rumah warga di Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Rencananya konferensi ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu. Pembukaan akan berlangsung di Pendopo Kabupaten Pekalongan di Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Senin (8/4) pukul 10.00 WIB.

Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, diantaranya sambutan oleh Rais Aam Idaroh Aliyah JATMAN, Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, serta perwakilan ulama dari luar negeri.

Rangkaian kegiatan konferensi ini akan terbagi di empat titik untuk pelaksanaan sidang-sidang komisi, terdiri dari dua titik di Kajen Kabupaten Pekalongan yakni di Pendopo Bupati Pekalongan, sedangkan dua titik lainnya di Kota Pekalongan, yakni di Hotel Horison dan Hotel Santika, Jalan Gajahmada Kota Pekalongan.

Lebih lanjut, Dr KH Mashudi menjelaskan bahwa Konferensi Ulama Sufi Internasional ini mengangkat tema “Peranan Tasawuf untuk Kebahagiaan Umat Manusia dan Keselamatan Negara”, dengan subtema “Tasawuf adalah membangun hati untuk kesejukan dalam berbangsa”.

Adapun maksud dan tujuan konferensi ini, diantaranya membangun komitmen bersama ulama sufi sedunia untuk membentuk sebuah organisasi thoriqoh dunia yang berupaya menciptakan perdamaian dan toleransi dalam tatanan masyarakat dunia atas dasar kemanusiaan dan keadilan.

Selain itu, mengkonstruksi keanggotaan ‘Majelis at Ta’sisi Li-Rijaali Tashawwuf fil-alamy’; merumuskan langkah-langkah strategis dalam memberikan bimbingan kepada umat sekaligus mensosialisasikan ajaran-ajaran thrariqah melalui pendekatan hikmah; menghimpun sanad antara para mursyid dan penganut thoriqoh dari semua aliran thoriqoh di dunia; merencanakan program bersama untuk kepentingan umat manusia; serta menggalang persaudaraan dan persatuan para sufi yang tergabung dalam berbagai thoriqoh yang mu’tabar dalam satu organisasi.

Sebelumnya, pada tahun 2016 Kota Pekalongan juga telah menjadi tuan rumah dua perhelatan konferensi ulama internasional. Perhelatan pertama yakni Konferensi Ulama Thariqah Internasional dengan tema “Bela Negara: Konsep dan Urgensinya dalam Pandangan Islam” yang digelar pada pertengahan Januari 2016. Berikutnya adalah kegiatan Konferensi Ulama Thoriqoh Nasional dan Internasional tentang Bela Negara yang digelar pada 27-29 Juli 2016. (way/RP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.