Ini Model dan Tips Memilih Jas Hujan

oleh

SEMARANG, RAKYATJATENG – Hujan dengan intensitas tinggi melanda beberapa wilayah di Jateng dalam beberapa bulan terakhir.

Bagi para bikers, hujan merupakan tantangan alam yang kerap dihadapi dalam mengarungi aspal jalanan.

Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto mengatakan, berkendara dalam hujan tidak dianjurkan dalam ilmu safety riding karena berisiko kecelakaan lalu lintas.

“Kondisi jalanan yang licin membuat ban mudah tergelincir, karena ban bergerak di atas lapisan air bukan langsung kontak aspal. Apalagi kalau hujan semakin deras, semakin pendek pula jarak pandang pemgendara motor, sehingga sulit untuk mempelajari kondisi jalan atau keadaan lalu lintas,” ujar Oke dalam rilisnya, Selasa (5/2).

Meskipun tidak dianjurkan, bikers dengan tingkat mobilitas tinggi mau tidak mau harus tetap berkendara saat hujan. Acap kali, bikers tidak bisa menghindari hujan dan menggunakan jas hujan saat berkendara untuk melindungi badan dari air dan basah.

Nah, Astra Motor Jateng pun punya resep untuk memilih jas hujan yang aman dan nyaman bagi pengendara.

Berikut adalah model jas hujan yang beredar di pasaran:

1. Ponco (model mantel yang memanjang ke bawah): mantol ponco biasanya berwarna hijau karena digunakan untuk kepentingan militer sebagai kamuflase saat berada di luar ruangan atau di hutan

2. Model mantel memanjang ke bawah dan bersabuk: model mantel ini berupa jubah dengan lengan panjang, terusan ke bawah dan dilengkapi sabuk agar rapi. Biasanya digunakan oleh petugas kepolisian atau pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas.

3. Model training (terpisah atasan dan celana): Model ini paling cocok digunakan aktivitas yang memerlukan gerak tubuh yang lebih aktif dan melindungi badan dari air hujan dari segala sisi

4. Model training (terpisah atas dan rok/gamis): sama dengan model training, namun berbeda di bagian bawahan berupa rok. Biasanya digunakan oleh wanita yang sedang menggunakan rok supaya lebih mudah saat memakainya.

Saat hujan, badan akan cenderung cepat lelah karena suhu udara turun dan jumlah kandungan air meningkat sehingga menyebabkan tubuh bekerja lebih untuk mempertahankan kondisi badan dari dingin dan basah.

“Ditambah lagi, kondisi pengendara yang cenderung emosional karena tergesa-gesa dapat menyebabkan konsentrasi mudah buyar,” tambah Oke.

Ada hal-hal yang perlu diketahui saat memilih jas hujan untuk berkendara:

1. Pilih warna yang cerah dan strip yang bisa memantulkan cahaya, membuat anda cepat dan mudah dikenali dalam kondisi cuaca hujan dimana kondisi lebih gelap dan pandangan terganggu oleh tirai hujan.

2. Berbahan kuat tidak mudah robek, tapi tetap lentur, tidak tembus atau rembes air, memiliki sifat pemukaan bahan seperti daun talas akan semakin baik. Amati bagian dalam jas hujan tidak lengket dengan kulit atau baju yang kita pakai serta tidak berbau bahan tertentu.

3. Sesuaikan dengan ukuran tubuh dan berukuran ringkas ketika terlipat agar mudah menyimpan.

4. Pilih jas hujan yang menyediakan saku berguna memudahkan menyimpan sesuatu dan mengakses barang bawaan saat berhenti sejenak ketika hujan sangat deras.

5. Dianjurkan menggunakan model training. Bagian atas berbentuk kemeja dengan krah tinggi dan dilengkapi penutup kepala yang menyatu, bagian bawah berupa celana panjang. Model ini dipilih karena mendukung keleluasaan bagian tubuh bergerak bermanuver selama berkendara, serta melindungi hampir seluruh tubuh dari air.

6. Perhatikan teknik sambungan antar bagian yang harus mampu mencegah air rembes. Memiliki resleting dengan tambahan bahan pada bagian luar yang mampu menolak air rembes masuk.

7. Terdapat ventilasi yang dirancang khusus untuk sirkulasi dengan udara luar tapi air tidak dapat masuk

8. Upayakan terdapat lapisan atau kerutan yang berada didalam lengan untuk mencegah air dari arah stang atau arah depan mengalir memasuki tubuh melalui lengan.

“Berkendara saat hujan maupun tidak, ada satu hal utama yang tidak boleh dilupakan, yaitu tetap #Cari_Aman saat berkendara, hati-hati di jalan,” imbuh Oke. (sen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *