ACT Jateng Distribusikan Ratusan Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir Pekalongan

oleh

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Curah hujan yang tinggi di wilayah Kota Pekalongan selama dua hari terakhir ini menyebabkan sejumlah sungai besar meluap.

Akibatnya beberapa wilayah di Pekalongan terendam banjir, seperti di Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Barat dan Pekalongan Selatan.

Warga terdampak banjir mengungsi di beberapa fasilitas umum seperti GOR, masjid, mushala, balai desa dan rumah kerabat yang tidak terdampak banjir. Sedangkan bapak dan pria dewasa masih bertahan untuk menjaga rumah masing-masing.

Hal ini terungkap saat Tim Disaster Emergency and Response – Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (DER-ACT Jateng) yang terjun ke lokasi bencana menyebut 19 Kelurahan di Kota Pekalongan, terdampak banjir, Senin (28/1).

Kepala Program ACT Jateng Giyanto, mengonfirmasi bahwa genangan air berasal dari meluapnya Sungai Bremi, Sungai Loji dan Sungai Banger. Banjir diperparah dengan buruknya drainase di permukiman warga.

“Wilayah pesisir Pekalongan memang sering terjadi banjir rob, kemudian pemerintah setempat membuat tanggul agar air laut tidak sampai masuk ke perumahan warga. Namun di sisi lain ketika terjadi curah hujan tinggi air hujan menggenang di permukiman karena tidak bisa mengalir menuju laut,” ujar Giyanto.

Sementara itu Ketua RT 03 RW 01, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Budiyoso mengatakan warga mulai terserang penyakit pada kulit karena sungai Bremi yang meluap airnya kotor.

“Sungai Bremi yang airnya kotor meluap sampai sini. Apalagi sungai Bremi selama ini menjadi sungai untuk pembuangan limbah pabrik tekstil (batik),” ungkapnya.

Sejumlah bantuan dari berbagai pihak disalurkan kepada warga. ACT juga mendistribusikan ratusan makanan siap santap kepada para korban banjir. Selain makanan, korban banjir juga membutuhkan makanan siap saji, alat kebersihan diri, obat-obatan, dan air bersih.

“Siang ini tim membagikan makanan sebanyak 200 porsi kepada masyarakat terdampak banjir, prinsipnya kami akan terus membersamai warga dan besok kita akan lakukan pendampingan dengan program-program lainnya,” terang Koordinator DER-ACT Jateng Irfan Maulana. (sen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.