Pimpinan KAI Semarang Cek Lintasan Rel dari Stasiun Pekalongan Hingga Semarang Tawang, Ini Hasilnya – Rakyat Jateng
RAKYAT SEMARANG

Pimpinan KAI Semarang Cek Lintasan Rel dari Stasiun Pekalongan Hingga Semarang Tawang, Ini Hasilnya

SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, terutama dalam menghadapi tibanya musim penghujan, Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Yosita, bersama jajarannya, melakukan pemeriksaan kondisi jalur rel berikut fasilitas pendukungnya. Mulai dari lintasan rel Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Semarang Tawang dengan menggunakan kendaraan khusus bernama Dresin.

Pada lintasan dari Stasiun Pekalongan hingga Semarang Tawang ini terbentang jalur rel sepanjang 89,693 Km dan terdapat 13 stasiun dengan berbagai kelas stasiun. Disini per harinya melintas 80 perjalanan kereta api dari berbagai jenis, yang terdiri dari 50 perjalanan KA penumpang dan 30 perjalanan KA barang.

“Kedisiplinan dari para petugas di lapangan dalam melaksanakan SOP sangatlah dibutuhkan, agar transportasi kereta api bisa berjalan dengan aman, lancar, nyaman dan tepat waktu,” ujar Yosita, di sela kegiatan inspeksi.

Objek pemeriksaan saat inspeksi kali ini diantaranya pemeriksaan kondisi jalur rel dan jembatannya, kondisi stasiun dan pendukung pelayanan kepada para penumpangnya, kesiapan para personil dalam melaksanakan tugas, dan kondisi titik perlintasan antara jalur rel dengan jalan raya.

Di lintas jalur rel dari Pekalongan hingga Semarang Tawang ini, terdapat 283 titik perlintasan. Dimana titik perlintasan tersebut kondisinya terdiri dari 48 titik yang dijaga oleh petugas KAI, 29 titik dijaga oleh pihak Dishub, 4 titik dijaga swasta, 16 titik fly over / under pass, dan 186 titik perlintasan liar serta tidak terjaga.

Guna menindak lanjuti 186 titik perlintasan liar serta tidak terjaga ini, pada tahun ini, pihak PT KAI Daop 4 Semarang melaksanakan kegiatan penutupan perlintasan dengan cara pematokan jalan raya dengan besi-besi rel. Pada tahun 2018 ini, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah berhasil menutup 73 perlintasan liar serta tidak terjaga, dari program 78 titik yang ditarget pada titik di lintasan antara Stasiun Pekalongan hingga Semarang Tawang.

“Kami berharap kepada para pengguna jalan raya yang akan melintas di perlintasan antara jalur rel dan jalan raya, agar berdisiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Berhenti di rambu tanda “STOP”, tengok kiri-kanan, apabila aman, bisa melanjutkan perjalanan. Penjaga pintu dan palang pintu hanyalah alat bantu keamanan semata,” ujar Suprapto , Manager Humas PT KAI Daop 4 menyingkapi masih adanya kecelakaan lalu lintas di perlintasan selama ini. (sen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!