Jateng Dilanda Kekeringan, Ganjar: Makan Tiwul Kalau Tidak Ada Beras – Rakyat Jateng
RAKYAT SEMARANG

Jateng Dilanda Kekeringan, Ganjar: Makan Tiwul Kalau Tidak Ada Beras

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengawali prosesi panen raya tembakau di Desa Senden, Selo, Boyolali, Kamis (2/8). (Istimewa)

SEMARANG, RAKYATJATENG – Musim kemarau berujung kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah telah berdampak pada pertanian warga. Gubernur Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat yang kekurangan bahan pangan beras untuk tak beralih mengonsumsi nasi aking.

Ganjar meminta warga yang tinggal di daerah terdampak kekeringan dan kendala pangan untuk tak memakan nasi bekas yang dikeringkan itu karena alasan gizi. “Itu nasi bekas, jangan dimakan. Silahkan lapor ke saya kalau ditemukan kondisi seperti itu,” ujarnya, usai mengisi kuliah umum di kampus Politeknik Negeri Semarang, Senin (6/8).

Oleh karenanya, pria berambut putih itu menyarankan warga agar beralih ke umbi-umbian sebagai ganti beras. Menurutnya, tanaman ini memiliki kandungan gizi karbohidrat yang lebih baik ketimbang nasi aking.

Ia menegaskan, bahwa umbi-umbian merupakan bagian dari diversifikasi pangan yang digalakkan pemerintah selain beras. Pengolahan tanaman ini, lanjutnya, juga saat ini terus dikembangkan hingga memiliki bermacam varian rasa.

“Saya anjurkan makan tiwul kalau tidak ada beras. Itu enak dan sehat. Yang penting jangan tidak makan,” sambungnya.

Seperti diketahui, Provinsi Jawa Tengah sejak sebulan terakhir dilanda cuaca kemarau yang berujung bencana kekeringan ekstrem. Berdasarkan data BPBD Jateng, ada ratusan kecamatan dan desa di 21 Kabupaten/Kota yang terdampak. Terparah yakni Kabupaten Grobogan, disusul Kebumen, Purworejo, Sragen, dan Cilacap.

Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana sebelumnya juga sempat menyebut bahwa fenomena alam ini telah berujung pada terkendalanya pertanian warga di beberapa daerah. Termasuk Kabupaten Pekalongan dan Banyumas, dimana ratusan hektar lahan pertanian di sana sudah mulai tidak bisa ditanami. (gul/JPC)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!