Kapal Desa Docking, Transportasi Warga Parang ke Karimunjawa Gunakan Kapal Nelayan

oleh

JEPARA, RAKYATJATENG – Layanan transportasi umum dari Pulau Parang menuju Pulau Karimunjawa dan sebaliknya, beberapa tahun terakhir dilayani kapal milik desa. Saat ini kapal desa menjalani docking, sehingga pelayanannya dialihkan sementara menggunakan kapal nelayan setempat.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, M Zaenal Arifin kemarin. Zaenal mengatakan, untuk memudahkan masyarakat Desa Parang pihaknya memfasilitasi masyarakat dengan transportasi kapal desa.

Dengan layanan itu, biaya yang harus dikeluarkan masyarakat lebih murah. ”Kalau dulu sebelum ada layanan kapal desa, setiap mau ke Karimun harus carter kapal sendiri. Biayanya Rp 600 ribu sekali jalan,” katanya.

Saat ini dengan layanan kapal desa itu, masyarakat hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 30 ribu sekali jalan. ”Untuk kapal desa itu ada dua kali dalam sepekan. Yakni hari Senin dan Jumat,” terangnya.

Kapal itu sendiri, lanjut Zaenal, sebenarnya merupakan kapal dinas kepala desa. Namun dia mengalihkannya sebagai kapal untuk melayani transportasi masyarakat. ”Supaya masyarakat lebih mudah, terutama saat harus mengurus surat atau ada kepentingan di Karimunjawa,” tuturnya.

Sebagaimana kapal lainnya, setiap tahunnya kapal layanan desa itu juga memerlukan perawatan. ”Seperti saat ini sedang docking,” ujarnya.

Meski begitu, Zaenal menyampaikan, pihaknya memastikan layanan transportasi untuk masyarakat tersebut tetap berjalan. Pihaknya mengalihkan sementara pada kapal milik nelayan. ”Sementara kami ganti pakai kapal nelayan, selama kapal desa docking. Namun biaya yang harus dikeluarkan tetap sebagaimana saat menggunakan kapal milik desa,” ungkapnya.

Kapal itu sendiri, mampu mengangkut lebih dari 20 penumpang. ”Untuk jumlah penumpang setiap kali jalan tidak bisa dipastikan, namun selama ini bisa terakomodir semua,” jelasnya.

Ke depan, Zaenal berharap, ada transportasi yang lebih memadai untuk masyarakat di wilayah Desa Parang. ”Misal transportasi langsung ke Jepara, supaya lebih memudahkan masyarakat,” pungkasnya. (JPC)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.