Gerakan “Ayo Obah” Sudah Latih 2.000 Peserta di Jawa Tengah

SEMARANG, RAKYATJATENG – Gerakan kewirausahaan ‘Ayo Obah’ yang dicanangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah mendapatkan sambutan cukup hangat dari masyarakat Jateng. Hal itu terbukti dari banyaknya peminat gerakan kewirausahaan tersebut.

“Sejak dua bulan diluncurkan, gerakan ini telah melatih lebih dari 2.000 peserta di beberapa kota besar di Jateng, seperti di Solo, Pati dan Purwokerto,” kata Ketua Gerakan Kewirausahaan Ayo Obah, Abdul Walid dalam keterangan persnya Senin (7/5).

Gerakan Ayo Obah sendiri merupakan program yang dicanangkan sebagai bentuk konkret mengentaskan kemiskinan di Jateng dan membuka peluang usaha agar tidak ada lagi pengangguran.

Peluncuran program Ayo Obah pun diawali pelatihan kewirausahaan yang diampu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada Maret lalu di Semarang.

Walid menuturkan bahwa Ayo Obah merupakan program pengorganisasian, partisipasi dan konsolidasi potensi usaha masyarakat khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di komunitas.

“Ayo Obah akan terus memberikan pelatihan, pendampingan, dukungan permodalan, peningkatan akses pasar dan pemanfaatan teknologi kepada warga Jateng yang mengikuti program tersebut,” katanya.

Walid menyebut, berbagai pelatihan telah dilakukan oleh para fasilitator Ayo Obah di berbagai kota di Jateng.

“Kita mendatangkan para pakar wirausaha di Indonesia, seperti Coach Faransyah Jaya dari OKE OCE, Indra Uno yang merupakan Ketua Yayasan Mien Uno dan Pak Sandiaga Uno sendiri. Alhamdulillah minat masyarakat semakin tinggi dan bahkan setiap pelatihan, peserta selalu melebihi target yang kita harapkan,” pungkasnya.

Ayo Obah adalah salah satu penyokong dari 22 Janji Kerja Sudirman Said-Ida Fauziyah. Pasangan ini berjanji akan menciptakan lima juta lapangan kerja jika terpilih sebagai Gubernur Jateng periode 2018-2023.

“Kita punya program akan ciptakan lima juta lapangan kerja, bukan mimpi, tapi sesuatu yang bisa dikerjakan. Saya kira dengan mengundang semua elemen mulai petani, nelayan, buruh, hingga budayawan, hal itu akan terwujud,” kata Sudirman Said saat debat kedua calon Gubernur Jateng, di Sukoharjo, Kamis (3/5) lalu. (sen/yon)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono