Bekas Pabrik Gula di Karanganyar Jadi Ajang Pameran Produk Mitra Binaan BUMN

oleh

KARANGANYAR, RAKYATJATENG – Puluhan pelaku usaha mikro dan kecil dari berbagai kota di Indonesia kumpul bareng untuk menjajakan produk-produk khas mereka di bekas Pabrik Gula Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah.

Para pelaku usaha mikro dan kecil yang merupakan sejumlah mitra binaan Badan – badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini hadir di Karanganyar memenuhi undangan beberapa BUMN yang tengah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT). Menteri BUMN Rini Soemarno tampak hadir dalam perhelatan yang diselenggarakan BUMN ini.

Terdapat dua pameran yang digelar dan disiapkan bagi para mitra binaan BUMN ini, yaitu Pameran Kuliner dan Pameran Kerajinan. Pameran Kuliner digelar di Stasiun Ketelan Pabrik Gula Colomadu, adapun Pameran Kerajinan digelar di Stasiun Gilingan Pabrik Gula Colomadu. Pameran ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada 28 hingga 29 April 2018.

BNI melengkapi perhelatan ini dengan menyediakan layanan – layanan bertransaksi digital terkini. Tidak hanya menyediakan sarana transaksi pembayaran menggunakan Kartu Kredit, Kartu Debit, atau uang elektronik, BNI juga menyediakan sarana pembayaran dengan menggunakan BNI yap!.

BNI yap! Merupakan terobosan terbaru dari lembaga perbankan saat ini karena merupakan aplikasi pembayaran dengan dana dari 3 sumber sekaligus, yaitu Kartu Debit, Kartu Kredit, dan UnikQu.

Corporate Secretary BNI Kiryanto menuturkan, Pengunjung Pameran yang bertransaksi menggunakan BNI yap! dapat membeli beberapa produk dengan harga spesial. Sebagai contoh produk minuman dan es krim yang biasanya dijual seharga Rp 20.000 dapat dibeli dengan menggunakan BNI yap! seharga Rp 1.946.

“Pada kesempatan ini BUMN – BUMN yang mengajak mitra binaannya adalah BNI, Angkasa Pura II, Pertamina, Pelni, Pupuk Indonesia Holding Company, Jasa Marga, PTPN 9, Wijaya Karya, Taspen, Pegadaian, Kereta Api, Askrindo, Bank BRI, Mandiri, BTN, PLN, Bukit Asam, Telkom Indonesia, dan Hutama Karya,” ujarnya lewat siaran persnya, Minggu (29/4).

Mitra binaan tersebut membawa beragam produk khas antara lain produk jamur Bara Jamur, minuman herbal, camilan tradisional, madu, mie berbahan buah naga, hingga beragam minuman kopi. Para mitra binaan juga menjajakan beragam kerajinan tangan mulai dari aksesoris logam, hiasan topeng kayu, kain batik, hingga sepatu.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *