Unisbank Gelar Workshop Penulisan Proposal Penelitian

oleh

SEMARANG, RAKYATJATENG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang mengadakan workshop Penulisan Proposal Penelitian dengan tema “Optimalisasi Kinerja Penelitian melalui Hibah Kemenristekdikti dan Luarannya” di Semarang, Jumat (20/4) lalu.

Acara diikuti oleh para dosen di lingkungan kampus Unisbank Semarang. Menghadirkan pembicara Prof Dr rer.nat Heru Susanto S.T M.M M.T yang sekarang menjabat sebagai Kepala LPPM Universitas Diponegoro dan juga merupakan reviewer nasional Kemenristekdikti sekaligus anggota tim penyusun Panduan Simlitabmas Edisi XII 2018.

Bertindak sebagai moderator pada acara ini adalah Dr Edy Winarno, S.T M.Eng dan workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor bidang I Universitas Unibank Dr Katharina Rustipa, M.Pd.

Prof Heru Susanto pada kesempatan tersebut menjelaskan tentang perubahan tatacara dan mekanisme pengiriman proposal penelitian sesuai dengan Panduan Simlitabmas edisi XII dengan beberapa perubahannya.

Juga tata cara penulisan proposal penelitian dilihat dari sudut pandang metodologi penyusunannya dan substansi tentang tema penelitian yang sebaiknya dilakukan.

Kepala LPPM Universitas Stikubank Semarang Dr Agus Budi Santosa M.Si mengatakan, bahwa kegiatan workshop penulisan proposal ini diikuti oleh sekitar 160 dosen Unisbank Semarang yang akan menyiapkan proposal penelitian hibah Kemenristekdikti yang akan dibuka pada April-Mei 2018.

“Workshop ini sangat bermanfaat khususnya bagi dosen yang akan menyiapkan proposal penelitian hibah Kemenristekdikti 2018. Diharapkan setelah acara workshop ini, setiap dosen dapat segera menyiapkan penulisan proposalnya sehingga secara keseluruhan dapat meningkatkan jumlah proposal yang diajukan,” katanya.

Dengan peningkatan kuantitas dan kualitas proposal tersebut, juga diharapkan pula tahun 2019 mendapatkan pendanaan hibah yang semakin meningkat.

“Sehingga dapat menghasilkan luaran-luaran berupa publikasi internasional bereputasi, Hak Kekayaan Intelektual, prototype serta luaran-luaran lain yang dapat mendukung peningkatan kinerja LPPM yang lebih optimal,” harapnya. (sen/yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *