Yuk Nikmati Ikan Bandeng Kaya Nutrisi di Kota Semarang

oleh
Spread the love

SEMARANG, RAKYATJATENG – Bandeng presto merupakan salah satu kuliner khas yang patut dicicipi saat berada di kota Semarang. Bandeng ternyata memiliki banyak manfaat dan bisa menjadi alternatif pilihan sajian ikan.

“Di tengah kekhawatiran masyarakat untuk konsumsi ikan gara-gara kasus ikan sarden, bandeng bisa jadi alternatif.”

Demikian dikatakan Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD pada acara Jelajah Gizi 2018, di Semarang, Sabtu (21/4).

Ia menjelaskan, bandeng memiliki kandungan protein sekitar 17,1 gram per 100 gram, serta mengandung lemak tidak jenuh. Bagi yang memiliki masalah kolesterol tinggi, bandeng justru dinilai sangat baik.

Sebab, asam lemak pada bandeng memiliki karakteristik hipokolesterolemik yang mampu menurunkan kolesterol. Bandeng juga mengandung kandungan mineral, kalsium dan fosfor dalam jumlah yang luar biasa.

“Memiliki proporsi kalsium dan fosfor bagus untuk tulang gigi,” tutur dia.

Menurut Ahmad, bandeng juga amat bermanfaat bagi ibu hamil, salah satunya mencegah depresi.

“Salah satu survei di Inggris rata-rata orang yang banyak mengkonsumsi ikan tidak lagi mengalami depresi. Seminggu minimum 600 gram,” tutur dia.

Sementara itu, pengusaha bandeng presto UD Mina Makmur, Hartini Darmono menyebutkan cara-cara alternatif penyajian bandeng. Dalam memproses bandeng presto, setidaknya Darmono menggunakan bumbu-bumbu seperti lengkuas, jahe, bawang putih, ketumbar, dan garam. Tak mesti dipresto, bandeng juga bisa dimasak sendiri di rumah.

“Bisa. Mau dibacem, di-microwave dan pakai bumbu-bumbu modern pun bisa,” tutur dia.

Bandeng produksi UD Mina Makmur sudah beberapa kali mengikuti pameran di luar negeri bersama pemerintah.

Menurut Darmono, setiap negara memiliki kegemaran cara penyajiannya masing-masing. Misalnya, Malaysia yang cenderung menyukai cara penyajian dengan kuah kari dan gulai. Sementara, Korea cenderung suka menyantap bandeng menggunakan saos tambahan.

“Ada tambahan wortel, kapri, dimasak pakai tepung maizena dan pakai saos. Korea kan suka saos,” tuturnya. (kcm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *