Siswa SMP dan SD Korban Gempa Banjarnegara Laksanakan UN di Tenda

oleh

BANJARNEGARA, RAKYATJATENG – Sejumlah sekolah di lokasi gempa di Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, terpaksa bakal mengikuti ujian nasional (UN) di tenda darurat mulai hari ini, Senin (23/4). Yakni murid SMP Negeri 2 Kalibening dan SD Negeri Kasinoman. Gedung SMP dan SD tersebut hancur setelah diguncang gempa.

“Telah disiapkan tenda di sekitar sekolah. Ada 60 siswa yang tercatat sebagai peserta UN, untuk mengikuti ujian Senin (hari ini, 23/4),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara Noor Tamami, Minggu (22/4).

Sedangkan untuk SD terdapat 25 siswa SD Kasinoman 1 yang akan mengikuti UN di tenda. Dia mengatakan, selain kondisi gedung sekolah yang rusak berat akibat gempa. Pelaksanaan UN di tenda juga untuk mengantisipasi gempa susulan.

“Kalau mengerjakan UN di tenda, maka siswa yang tentunya mengalami trauma pascagempa, tidak terlalu panik karena aman. Berbeda kalau mereka mengerjakan di ruangan, tentu jika ada gempa susulan pasti akan lari dan mengganggu konsentrasi,” ujarnya.

Dia menyebut, pihaknya telah mendata para siswa yang nantinya mengikuti ujian. Saat ini, kata dia. umumnya masih berada di pengungsian. Pihaknya pun meminta siswa untuk hadir lebih pagi.

“Kalau sesuai jadwal, pelaksanaan ujian dimulai pada jam 10.30 WIB, namun untuk persiapan kami meminta para siswa agar datang jam 08.00 WIB. Hal itu kami maksudkan agar persiapannya lebih mantap, terutama mental mereka,” jelas dia.

Sementara itu, hingga kini gempa susulan masih terus terjadi di Kalibening, Banjarnegara. Terakhir, gempa tercatat pada Sabtu 21 April 2018 jam 18.19 WIB dengan kekuatan 3,4 SR dengan pusat gempa di 25 kilometer utara Banjarnegara beserta kedalaman 1 kilometer. (mtv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *