Berlatih Ski di Alpen, Miliarder Jerman Dilaporkan Hilang

oleh

FRANKFURT, RAKYATJATENG – Salah satu orang terkaya di Jerman dilaporkan hilang dalam perjalanan ski ke Pegunungan Alpen Swiss. Hilangnya Karl-Erivan Haub memicu upaya pencarian besar-besaran, namun sejauh ini dia belum dapat ditemukan.

Karl-Erivan adalah pimpinan dari perusahaan raksasa retail Jerman, Tengelmann group. Dia dilaporkan hilang setelah tidak juga kembali dari kegiatan berski di dekat perbatasan Italia pada Sabtu.

Pria berusia 58 tahun itu telah menginap di pondok ski di dekat puncak Gunung Matterhorn yang terkenal di Swiss. Namun, dia tidak datang dalam pertemuan yang digelar di kota resor ski Zermatt di dekat Matterhorn.

Keluarganya segera melapor ke polisi dan tim penyelamat gunung serta menyewa helikopter untuk ambil bagian dalam pencarian.

Seorang juru bicara dari Tengelmann mengatakan pada Rabu bahwa belum ada berita tentang nasib pria kelahiran Amerika Serikat itu.

“Saudaraku adalah seorang pendaki gunung dan pemain ski yang sangat berpengalaman, jadi meskipun beberapa waktu berlalu sejak dia hilang, kami tidak putus asa untuk segera menemukannya,” kata Christian Haub, saudara Karl-Erivan sebagaimana dilansir AFP, Kamis (12/4).

“Tolong doakan kami agar bisa menemukan saudara saya secepatnya.”

Meski begitu, Christian mengatakan bahwa pihak keluarga telah siap menghadapi kemungkinan terburuk.

Karl-Erivan yang diperkirakan memiliki kekayaan pribadi senilai lebih dari USD4 miliar dikenal sebagai penggemar pengunungan Alpen yang secara rutin berlibur di gunung. Dia berada di Swiss untuk berlatih menjelang lomba ski internasional Patrouille des Glaciers yang digelar angkatan bersenjata Swiss.

Tengelmann adalah bisnis keluarga yang telah dijalankan sejak 1867 sebagai perusahaan pengimpor teh, kopi dan komoditas lainnya. Kakak beradik Karl-Erivan dan Christian Haub mengambil alih kendali Tengelmann pada 2000 setelah ayah mereka Erivan Haub meninggal dunia dalam kecelakaan berkuda di Wyoming, Amerika Serikat. (oz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.