Ganjar Temui Korban Longsor di Brebes

oleh

RAKYATJATENG, BREBES – Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo mengunjungi lokasi longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Rabu (28/2). Selain lokasi bencana, Ganjar juga mengunjungi sejumlah posko pengungsian dan logistik.

Saat di lokasi bencana ratusan petugas dan relawan masih mencari korban yang hilang. Sejauh ini operasi pencarian menemukan 10 korban dalan kondisi meninggal dan masih ada 7 nama yang dilaporkan hilang.

“Hari ini terakhir operasi pencarian sampai nanti jam 12. Saya dengar antara tim dan keluarga korban sudah sepakat, keluarga sudah ikhlas,” kata Ganjar.

Kepala Desa Pasir Panjang Riswanto mengatakan, dampak longsor juga mengakibatkan 30 rumah rusak. Diantaranya ada tiga rumah yang rusak berat, bahkan hampir rata dengan tanah.

“Material lumpur dari bukit itu turun menerjang kampung Cikarae, lumpur masuk rumah setinggi dada. Saat ini warga sedang kerja bakti membersihkan lumpurnya,” katanya.

Dampak lain adalah sulitnya air bersih karena pipa-pipa air warga rusak. Kepada Ganjar, warga meminta diusahakan pompa air dan pipa paralon.

“Permintaan warga sudah saya teruskan ke BPBD dan segera dikirim. Satu lagi gergaji mesin ini sangat penting karena banyak batang pohon utuh terbawa lumpur ke perkampungan,” kata calon gubernur Jateng nomor satu itu.

Sedangkan soal logistik makanan sampai saat ini menurut laporan Riswanto sudah cukup. Bantuan datang dari berbagai penjuru, baik pemerintah pusat, provinsi Jateng, Pemda Brebes, maupun organisasi pemuda, perusahaan swasta dan partai politik.

Ganjar yang didampingi isteri, Siti Atikoh, juga mampir ke rumah Haryanto (65), salah satu korban yang belum ditemukan. Isteri Haryanto, Turmini (55) menceritakan ketika longsor terjadi, suaminya sedang berada di sawah.

“Biasa mencangkul di sawah mulai jam tujuh, belum ada kabarnya sampai sekarang,” kata Turmini.

Selain itu juga bertemu dengan Kartoyo (69) yang sempat tertimbun lumpur. Kakek berjenggot itu berhasil selamat setelah ditolong tetangganya.

“Ada dua menit saya tertutup lumpur seluruh badan tertimpa pisang dan kelapa juga,” ceritanya.

Gerakan tanah/tanah longsor melanda kawasan hutan produksi milik Perhutani BKPH Salem petak 26 RPH Babakan di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terjadi pada Kamis (22/2), sekitar pukul 08.00 WIB

Ganjar telah meminta BPBD Jateng berkoordinasi dengan Perhutani untuk pemasangan early warning system.

“Seluruh bukit milik Perhutani dicek, jika ada potensi kerawanan maka harus dipasang early warning system. Alatnya sudah ada, tinggal dipasang,” katanya. (sen/yon)



6 thoughts on “Ganjar Temui Korban Longsor di Brebes

  1. Magnificent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you are just extremely great. I really like what you have acquired here, certainly like what you’re stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still care for to keep it smart. I can not wait to read far more from you. This is really a terrific website.

  2. Greetings! I know this is kinda off topic however , I’d figured I’d ask. Would you be interested in trading links or maybe guest authoring a blog post or vice-versa? My blog goes over a lot of the same subjects as yours and I believe we could greatly benefit from each other. If you might be interested feel free to send me an e-mail. I look forward to hearing from you! Terrific blog by the way!

  3. Can I simply say what a aid to find somebody who actually is aware of what theyre speaking about on the internet. You undoubtedly know learn how to bring an issue to mild and make it important. More folks have to learn this and perceive this facet of the story. I cant believe youre no more popular since you undoubtedly have the gift.

  4. I was more than happy to find this net-site.I wanted to thanks to your time for this glorious read!! I positively having fun with each little little bit of it and I’ve you bookmarked to take a look at new stuff you weblog post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.