Buka POPDA, Ini Pesan Bupati Pekalongan

oleh

RAKYATJATENG, PEKALONGAN  – Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 Pasal 27 menyebutkan bahwa pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi dilaksanakan dan diarahkan untuk mencapai prestasi olahraga pada tingkat daerah, nasional dan internasional. Karena itu, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) sebagai salah satu substansi pembinaan olahraga di Kabupaten Pekalongan sangat strategis untuk didorong kualitasnya.

Hal itu diungkapkan bupati saat membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Pekalongan Tahun 2018, di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni, Senin (26/2).

Menurutnya, POPDA merupakan pekan olahraga daerah bagi pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK Kabupaten Pekalongan yang akan mempertandingkan POPDA SD 13 cabang olahraga, POPDA SMP dan POPDA SMA masing-masing 14 cabang olahraga.

“Kegiatan ini selain untuk menumbuhkan kegemaran berolahraga, juga untuk menjaring atlet-atlet yang potensial dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Pekalongan di tingkat regional, nasional bahkan internasional,” kata bupati.

Bupati mengaku punya komitmen para atlet yang memperoleh medali emas baik tingkat SD, SMP maupun tingkat SMA akan diberikan beasiswa. “Begitu juga kalau ada atlet Kabupaten Pekalongan yang punya prestasi di tingkat Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV),” imbuhnya.

Dia mengakui, dalam kancah PORPROV, prestasi Kabupaten Pekalongan masih selalu rangking paling bawah. Karena itu, Bupati ingin mendongkrak prestasi itu dengan mengajak seluruh insan olahraga untuk bangkit bersama-sama untuk meraih prestasi olahraga di Kabupaten Pekalongan.

“Saya mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan di bidang olahraga di Kabupaten Pekalongan kini saatnya kita menata diri. Kumpulkan atlet-atlet yang tersebar di mana-mana. Karena saya dengar banyak atlet Kabupaten Pekalongan yang diambil daerah lain. Untuk itu silahkan Dinporapar mengidentifikasi dan kemudian ambil kembali para atlet itu,” tegas Bupati.

Dan untuk pembinaan, POPDA ini harus terus-menerus ditingkatkan dari dua aspek baik kualitas maupun kuantitasnya. “Ini adalah momentum kita untuk bangkit di bidang olahraga. Karena saya yakin banyak potensi yang perlu kita kembangkan sehingga nanti akan menjadi sesuatu yang membanggakan karena kita ingin Kabupaten Pekalongan di Jawa Tengah dari 35 Kabupaten/Kota kita mampu bersaing,” tandas Bupati.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Kepariwisataan (Dinporapar) Ir. M. Bambang Irianto, M.Si selaku Ketua Panitia Penyelenggara menambahkan, kegiatan POPDA tahun 2018 diselenggarakan selama seminggu yakni mulai tanggal 26 Februari hingga 3 Maret 2018.

Dijelaskan Bambang, peserta POPDA berasal dari atlet pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK se-Kabupaten Pekalongan yang berjumlah 5.321 atlet. (hms-yon)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.