Sedulur Sikep Kudus Temui Ganjar, Ini Pesannya

oleh

RAKYATJATENG, SEMARANG – Sebanyak 15 orang dari komunitas sedulur sikep Kabupaten Kudus bertamu ke rumah kontrakan Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo di Jalan Tengger Timur Raya No 1, Gajahmungkur, Kota Semarang, Minggu (25/2).

Kedatangan mereka menyampaikan keprihatinan atas opini yang berkembang di masyarakat bahwa warga Samin memusuhi Ganjar karena pabrik semen Rembang.

Tokoh Sikep Kudus Budi Santoso mengatakan, fakta di masyarakat Samin tidak seperti yang ada di media. Menurutnya opini itu terbentuk karena ada oknum warga Samin yang terus-terusan mendemo Ganjar untuk menolak pabrik semen di Rembang.

“Ya memang ada yang seperti itu, tapi hanya oknum saja, kami sedulur Sikep di Kudus juga Blora dan lain-lain tidak seperti itu. Sejak dulu kami mendukung pemerintah, leluhur kami Samin Surosentiko melawan penjajah juga karena mendukung pemerintah Republik Indonesia,” katanya.

Menurut Budi, justru sebagian besar masyarakat Samin menyukai kepemimpinan Ganjar Pranowo.

“Sejak dulu mau nyalon gubernur kami sudah mendukung karena pak Ganjar orangnya dekat dengan rakyat dan mendengarkan kami, sering mengunjungi Sikep, maka kali ini pun kami ke sini menyampaikan dukungan,” ujarya.

Terkait pabrik semen, menurut Budi, tidak ada sangkut pautnya dengan warga. Ia menyampaikan secara umum leluhur Sikep memang mengajarkan anak cucunya untuk peduli terhadap kelestarian alam. Namun bukan berarti tidak boleh memberdayakan alam.

“Saya beri contoh, membuat sumur itu kan melubangi tanah dan mengambil apa yang ada di dalamnya. Apakah itu merusak alam? Sepanjang untuk kesejahteraan warga sekitar, ajaran kami memperbolehkan,” katanya.

Sedulur Sikep juga tidak pernah diajarkan untuk demo apalagi mengumbar kata-kata hujatan kepada siapapun, baik pemimpin maupun sesama warga lain.

“Maka jelas salah kalau ada demo-demo itu, kami tidak pernah diajarkan demo. Kalau tidak setuju atau beda pendapat ya datang dan bicarakan baik-baik, kita tidak boleh dengki srei, kemiren dan ngurusi hak liyan,” jelasnya.

Silaturahmi yang hangat dan santai itu ditutup dengan makan bersama di bagian dalam rumah.

Sebelum melepas tamunya pulang, Ganjar berpesan untuk warga Sikep selalu menjaga kerukunan. Menurutnya, ajaran Sikep sangat luhur dan pantas diajarkan untuk kelompok masyarakat lain secara luas.

“Ya kemarin saya di-SMS dari Sedulur Sikep mau ke sini, saya persilakan saja dan hari ini bertemu. Saya akan agendakan membalas kunjungan ini ke Kudus. Kalau ke Blora di Klopoduwur saya sudah ke sana dan berbincang banyak, rupanya banyak hal yang berbeda dari realitas media dan saya terimakasih ini disampaikan,” ungkapnya. (sen-yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.