Ada Makan Durian Gratis di Festival Durian Pertama di Kendal

oleh

RAKYATJATENG, KENDAL – Festival Durian digelar di Desa Singorojo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Sabtu (24/2). Festival durian gratis ini merupakan yang pertama di Kabupaten Kendal.

Panitia menyediakan 1000 buah durian hasil panen dari desa-desa penghasil durian. Acara dimulai dengan lomba durian dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Kendal yang diikuti oleh 28 peserta. Tim juri terdiri dari 5 orang berasal dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal (Sugiyanto SP, Ir Sri Harjito, Eko Tri Jatmiko S Pt), Kecamatan Singorojo (Hanif S Sos), dan Penyuluh Pertanian Lapangan Singorojo (Sumarsono SP).

Ketua Tim Juri Sugiyanto mengatakan, dasar penilaian ada 6 aspek, bentuk buah bulat tanpa cacat, penampilannya dengan juring yang penuh dan isi yang sempurna, daging buah tebal biji kecil, teksture kesat dan tidak lengket, rasa manis menuju ke pahit, warna buah kuning kecoklatan.

“Berdasarkan hasil penilaian Tim Juri menetapkan Juara I,II,III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III berturut-turut adalah Durian Regina milik Supratman Kalirejo Singorojo, Durian Mertega milik Ahmad Nur hakim Bebengan Boja, Durian Setiaki milik Mulyono Bendosari Plantungan, Durian Merica milik H Ahmad Ihsan Kertosari Singorojo, Durian Suwukan milik Eko Budi Haryanto Kalirejo Singorojo, dan Rirandu milik Triyantoko Kalirejo Singorojo,” lanjutnya.

Camat Singorojo Toni Ari Wibowo AP MM menjelaskan, festival durian ini juga dimeriahkan dengan live musik, gelar seni budaya dan kuliner Kecamatan Singorojo.

“Kita berada di Lapangan Singorojo yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Temanggung. Ini merupakan bagian untuk mengenalkan Kabupaten Kendal yang memiliki nilai-nilai eksotik, punya produk-produk yang harus kita banggakan. Beberapa hari yang lalu di lokasi ini juga kami mengadakan launching kegiatan desa wisata bentuknya tubing river yang lokasinya berada di sungai sebelah lapangan ini. Kalau kita lihat debit sungainya tidak kalah dengan derah lain, kami mohon support dan bantuan dari Pemerintah Daerah dan seluruh warga Kendal. Kami ingin wisata air ini bisa sama dengan daerah lainnya,” katanya.

Sementara Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Durian. “Ini adalah festival luar biasa yang pertama kali diadakan di Kabupaten Kendal yang satu satunya di Jawa Tengah yang judulnya gratis. Saya mengucapkan banyak terimakasih pada semua pihak yang telah mendukung agar acara ini terselenggara dengan baik ada seribu buah durian yang akan dimakan bareng- bareng dan itu semuanya tidak berbayar,” ujar bupati.

Menurut Bupati Mirna, ini dalam rangka mempromosikan apa yang menjadi produk unggulan lokal, karena sementara ini durian durian dari Kendal banyak dikirim ke kabupaten atau kota tetangga.

“Saya pikir kenapa tidak diadakan di Kendal sendiri karena produknya asli pertanian dan perkebunan Kendal. Kedepan acara ini akan terus diadakan karena acara ini akan dijadikan agenda tahunan Kabupaten Kendal supaya memencing minat bagi para petani di Kendal khususnya. Durian Kendal memiliki rasa yang beda. Durian Kendal yang memiliki cita rasa yang telah terkenal dimana – mana adalah durian kumbokarno, memiliki warna kuning dan bentuknya tidak terlalu besar, kata orang rasanya manis pahit. Kedepan harus dibuatkan sentral-sentral durian misalnya di daerah atau kecamatan kecamatan yang jadi pemenang durian ini,” imbuh bupati. (yon/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.