Perampas HP Pengunjung Kota Lama Semarang Terekam CCTV

oleh

RAKYATJATENG, SEMARANG – Kawasan wisata Kota Lama, Semarang Jawa Tengah, dinilai tidak aman. Pengunjung di lokasi tersebut kerap menjadi sasaran aksi kejahatan jalanan.

Bahkan, pelaku terbilang nekat karena beraksi pada jam ramai pengunjung. Tanpa mengenal takut, para pelaku merampas barang milik pengunjung yang sedang menikmati suasana Kota Lama.

Dua hari terakhir beredar video rekaman perampasan yang menyasar pengunjung. Dalam rekaman CCTV yang tersebar di media sosial itu, terlihat pengunjung sedang duduk dengan memainkan handphone-nya di depan galeri UMKM tepat di samping Rumah Makan Ikan Bakar Cianjur.

Mendadak, dari arah belakang muncul seorang pria mengenakan topi, kaus warna merah, dan celana jin warna putih. Pria tersebut kemudian menghampiri korban dan langsung mengambil paksa handphone yang tengah digenggam korban.

Sempat terjadi tarik-menarik antara pelaku dan korban yang berusaha mempertahankan handphone kesayangannya. Namun nahas, handphone itu berhasil direbut pelaku yang langsung kabur meninggalkan lokasi. Korban juga terlihat berusaha melakukan pengejaran.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli rutin di kawasan Kota Lama. Hal tersebut dilakukan untuk menekan kejahatan dengan sasaran para pengunjung di lokasi yang kini ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Kami akan meningkatkan patroli rutin di lokasi tersebut baik yang dilakukan oleh anggota berseragam maupun tidak berseragam,” ungkapnya, Jumat (23/2).

Menurutnya, selama ini polisi telah menggelar patroli rutin untuk mencegah aksi kejahatan di kawasan Kota Lama. Meski demikian, pihaknya akan menempatkan personel di lokasi tersebut khususnya pada jam ramai pengunjung.

“Anggota akan kami tempatkan di lokasi tersebut khususnya pada jam ramai pengunjung. Itu dilakukan supaya gerak-gerik pelaku kejahatan yang memanfaatkan momen itu untuk melancarkan aksi bisa terpantau,” jelasnya. (oz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *