Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai “Pedas” Lagi

oleh

FAJAR.CO.ID – Sejak sebulan terakhir, harga cabai beberapa kali mengalami kenaikan, sebelum menyentuh angka Rp 50.000 per kilogram.

Kondisi tersebut dipicu minimnya pasokan cabai dari petani akibat cuaca buruk.

Hal tersebut seperti terpantau di sejumlah pasar tradisional wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Salah satunya di pasar tradisional pramuka Kabupaten Tuban.

Stok cabai di sejumlah stand kian menipis. Pasokan cabe dari petani terus merosot, khususnya cabai rawit.

Kondisi ini membuat keberadaan cabai terasa langka. Stok cabai di lapak pedagang, jumlahnya sangat terbatas.

Hanya tersedia jenis cabai merah besar dan cabai merah keriting, sementara rawit sangat sulit didapat.

Sejak sebulan terakhir, komoditas bumbu dapur ini telah beberapa kali mengalami kenaikan harga, hingga menyentuh angka Rp 50.000 per kilogram untuk cabe merah besar dan Rp 40.000 per kilogram untuk cabe merah keriting.

Selain cabe, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bumbu dapur lain. Seperti bawang merah naik Rp 35.000 per kilogram, tomat buah naik Rp 9.000 per kilogram.(end/jpnn/fajar)

 

One thought on “Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai “Pedas” Lagi

  1. I simply want to mention I am just new to weblog and certainly liked you’re page. Almost certainly I’m likely to bookmark your blog . You actually have really good well written articles. Many thanks for sharing with us your webpage.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.