BNNP Jateng Ungkap Peredaran Gelap Narkotika Jaringan Surakarta

Oktober 10, 2017

RAKYATJATENG, SEMARANG – Untuk ke sekian kalinya, peredaran narkoba yang dikendalikan dari balik penjara terungkap lagi. Kali ini tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng kembali membongkar jaringan sindikat pengedar narkoba di wilayah Kota Surakarta.Dari operasi tersebut, tim BNNP Jateng berhasil menangkap tiga tersangka yang diidentifisikan berinisial DAN, ENT dan Sutrisno alisa Babe alias Kokoh.Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula pada Kamis (4/10), sekitar pukul 17.00 dimana tim BNNP menerima informasi adanya seorang kurir yang akan melakukan pengambilan diduga narkotika jenis sabu dan rencananya akan di bawa ke Surakarta menggunakan bus.Dari informasi tersebut, tim langsung melakukan pemetaan, penyelidikan dan mengidentifikasi tempat-tempat yang akan digunakan untuk melakukan transaksi. Dan pada Jumat pagi, petugas akhirnya mendapati seorang wanita yang diidentifikasi DAN mencurigakan turun dari bus jurusan Jakarta-Solo, di depan RS Panti Waluyo Surakarta.“Kita ikuti, dan ternyata wanita itu menuju tempat kos di Jalan Kahuripan Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjasari. Setelah sampai di depan kos, tim BNNP lakukan penangkapan dan dari tas wanita tersebut ditemukan barang bukti diduga berupa narkotika jenis sabu seberat 100 gram,” katanya, Selasa (10/10).Dari keterangan wanita cantik berinisial DAN (19) warga Jebres Surakarta itu, bahwa dirinya diperintah oleh temannya berinisial ENT (18) untuk mengambil sabu di Jakarta.“Beberkal informasi itu, kami kemudian melakukan penangkapan terhadap ENT di tempat kosnya yang beralamat di Jalan Srigunting V, Mahanah Surakarta. Dari penggeledahan dikamar tersangka ENT, petugas berhasil menemukan narkoba jenis sabu seberat 30 gram dan dua timbangan elektrik, yang disimpan di dalam lemari,” ujarnya.

Komentar